2023-05-25

Topan Mawar akan bergeser ke utara awal pekan depan, dampaknya di Taiwan tidak menentu

**Indosuara **- Ahli meteorologi mengatakan bahwa Topan Mawar telah melewati Guam dan akan meningkat menjadi topan yang kuat lagi dan dalam waktu sekitar lima atau enam hari akan berbelok ke timur laut dekat Selat Bashi, dengan pinggirannya kemungkinan membawa curah hujan ke Taipei yang lebih besar dan Taiwan timur, tetapi dampaknya terhadap negara tersebut masih belum pasti.

Pada Kamis (25/5) pukul 08.00, Topan Mawar berada sekitar 2.550 km dari Taiwan, bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan 18 kilometer per jam. Ini memiliki radius 250 km dan mengemas angin berkelanjutan maksimum 183 kpj dan hembusan hingga 226 kpj, Biro Cuaca Pusat (CWB) melaporkan.

Topan Mawar telah melemah menjadi topan "sedang" setelah melewati Guam. Namun, dia memperkirakan topan itu akan menjadi topan yang kuat lagi setelah kembali ke perairan terbuka.

Model terbaru oleh European Center for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) menunjukkan jalur rata-rata Mawar secara bertahap berbelok ke timur laut ketika mendekati Selat Bashi dalam waktu sekitar lima atau enam hari.

CEO WeatherRisk Explore Inc. Peng Chi-ming (彭啟明) memperkirakan bahwa dari Jumat hingga Sabtu (26-27 Mei), angin terluar dari Mawar akan mempengaruhi Taiwan. Da hujan lokal mungkin terjadi di Taiwan timur, sementara badai petir lokal dapat terjadi di daerah pegunungan Taiwan barat dan selatan pada sore hari.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...