2023-03-18

Taiwan Akan Mengakhiri Karantina COVID-19 Untuk Pekerja Migran

Foto diambil dari : Focus Taiwan

Pekerja migran tidak lagi diharuskan karantina di kamar per orang selama tujuh hari setelah tiba di Taiwan, mulai 20 Maret, kata Kementerian Tenaga Kerja, Jumat.

Selain itu, langkah-langkah pencegahan terkait Program Pengenalan Pekerja Asing MOL juga akan dibatalkan pada 20 Maret, artinya protokol untuk pekerja migran yang tiba di Taiwan akan sama dengan sebelum pandemi, kata kementerian.

Saat ini, pekerja migran yang tiba di Taiwan harus mematuhi "masa karantina COVID-19" selama tujuh hari, di mana mereka diharuskan karantina di kamar terpisah tetapi dapat berbagi kamar mandi.

Meskipun mencabut persyaratan karantina untuk hampir semua kedatangan pada Oktober 2022, Taiwan masih memberlakukan pembatasan akomodasi bagi kedatangan pekerja migran dan nonmigran dengan infeksi COVID-19 ringan.

Pembatasan pada individu dengan infeksi COVID-19 ringan juga akan dicabut pada 20 Maret.

Paul Su (蘇裕國), kepala Divisi Manajemen Tenaga Kerja Lintas Batas Badan Pengembangan Tenaga Kerja di bawah MOL, mengatakan bahwa seiring dengan dihentikannya periode pencegahan penyakit kesehatan diri, pekerja migran tidak perlu lagi divaksinasi COVID-19 untuk masuk Taiwan.

Menurut MOL, untuk pekerja migran kategori kesejahteraan sosial yang tiba di Taiwan sebelum 20 Maret, pemberi kerja dapat mengajukan permohonan subsidi 50 persen kepada kementerian untuk menutupi biaya akomodasi selama tujuh hari periode karantina mandiri.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

140NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

125NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

100NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

75NT

PARFUM 香水MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...