2023-10-21

Polisi Taiwan Grebeg Remit Ilegal

Foto: Focus Taiwan

Indosuara — Dua orang yang diduga membantu pekerja Filipina di Taiwan melakukan pengiriman uang ke luar negeri didakwa melakukan pelanggaran undang-undang perbankan domestik oleh Kantor Kejaksaan Distrik Taipei pada hari Jumat.

Dikutip dari Focus Taiwan, Kantor kejaksaan mengatakan pihaknya mendakwa dua tersangka, bermarga Chan (詹) dan Wu (吳), karena melakukan pengiriman uang ke luar negeri, yang hanya diperbolehkan dilakukan oleh bank di Taiwan berdasarkan Undang-Undang Perbankan.

Mereka juga meminta pengadilan untuk menyita keuntungan ilegal yang mereka peroleh.

Dalam dakwaan, jaksa penuntut mengatakan Chan dan Wu mendirikan perusahaan pada tahun 2019 dan mengembangkan aplikasi pihak ketiga bernama "FastPay" yang ditargetkan pada pekerja Filipina di Taiwan untuk membantu mereka melakukan pengiriman uang secara rahasia.

Jaksa mengatakan aplikasi tersebut memungkinkan pekerja migran memasukkan jumlah uang yang ingin mereka kirimkan, dan membayar komisi antara NT$99 dan NT$149 untuk setiap transaksi di toko serba ada.

Jumlah tersebut kemudian akan ditransfer ke rekening bank yang ditunjuk pengguna di Filipina.

Menurut dakwaan, kedua tersangka menangani transaksi senilai NT$4 miliar dan menghasilkan total keuntungan NT$70,59 juta antara 1 Juli 2020 hingga 4 November 2022.

Para tersangka dapat menghadapi hukuman penjara antara tiga hingga 10 tahun dan denda antara NT$10 juta hingga NT$200 juta sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perbankan bagi mereka yang melanggar klausul yang melarang entitas selain bank melakukan pengiriman uang ke luar negeri.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

110NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

110NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

250NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

85NT

SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

PCINU Taiwan : Nikah di Luar KDEI Tidak Sah Secara Negara

Foto diambil dari KDEI. Ramai diberitakan media sosial TikTok bahwa ada penghulu yang berstatus sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) yang mengatakan dirinya bisa menikahkan pasangan Indonesia dan mengadakan pernikahan di Taiwan, sekaligus mendapatkan surat pernikahan resmi dari Kantor Urusan Agam...

Baru Kerja 1 Bulan, ABK Indonesia Tewas Tercebur di Pelabuhan Changtanli

Foto diambil dari dokumen istimewa. Seorang anak buah kapal (ABK) migran asal Indonesia tewas terjatuh ke laut di Pelabuhan Perikanan Changtanli, Kota Keelung pada Selasa malam 5 Mei saat menelepon istrinya. Seperti yang dilansir dari CNA, Fokus Taiwan Indonesia, Penjaga Pantai di pelabuhan terseb...

Perdana Menteri Menjamin UMR Taiwan akan Melebihi NT$30.000 Tahun Depan

Sembilan dari 10 pekerja migran yang mendapat penghargaan tahun ini hadir langsung dalam upacara Penghargaan Pekerja Teladan Nasional di Taipei pada hari Rabu. Foto diambil dari CNA. Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) mengatakan pada hari Rabu 29 April bahwa ia menjamin upah minimum bulanan Taiwan...

Seorang Pria Mandi di Kereta Lokal dan Menyebabkan Banjir di Gerbong

Foto diambil dari otoritas setempat. Seorang pria didenda karena mandi di kamar mandi kereta lokal Taiwan Railway Corp. pada hari Minggu 26 April, menyebabkan air tumpah ke dalam gerbong dan menyebabkan banjir. Seperti yang dilansir dari CNA, Focus Taiwan, kantor Polisi Kereta Api Taipei mengatak...