Foto diambil dari dokumen istimewa.
Seorang anak buah kapal (ABK) migran asal Indonesia tewas terjatuh ke laut di Pelabuhan Perikanan Changtanli, Kota Keelung pada Selasa malam 5 Mei saat menelepon istrinya. Seperti yang dilansir dari CNA, Fokus Taiwan Indonesia, Penjaga Pantai di pelabuhan tersebut mengatakan bahwa pihaknya pada pukul 18.24 menerima laporan jika ada pekerja migrant yang tercebur.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 18.39, dan bersama personel CGA, melakukan pencarian di laut hingga berhasil menemukan korban yang dalam keadaan tanpa tanda kehidupan.
Korban segera dilarikan ke Tri Service General Hospital Cabang Keelung, dan pada pukul 20.22 ia dinyatakan meninggal dunia, menurut otoritas penyelamat. Menurut otoritas penyelamat, korban diketahui sebagai seorang ABK migran Indonesia laki-laki berusia 31 tahun berinisial R yang tiba di Taiwan sekitar satu bulan lalu. Ia terjatuh setelah kepalanya terbentur, ketika sedang buang air kecil di sisi kapal sembari menelepon istrinya, setelah meminum alkohol.








