2023-09-16

Hati-hati Jebakan Penipuan Promo Makan Murah

Foto: TVBS

Indosuara — Ada saja tindak penipuan di Taiwan. Baru-baru ini muncul modus penipuan baru berkedok promo makanan cepat saji! Caranya dengan menampilkan iklan di media sosial Facebook, mempromosikan paket makanan dari "McDonald's", dengan harga awal NT$ 300, kemudian ditawarkan dengan harga spesial menjadi NT$ 49.

Dikutip dari Radio Taiwan Internasional, banyak orang yang kemudian tertarik dengan penawaran yang tampaknya sangat murah ini. Setelah mengikuti instruksi dan melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit, kurs mata uang tiba-tiba berubah dari yang awalnya adalah New Taiwan Dollar (NTD), menjadi mata uang Dollar Kuwait (KWD). Ini tentu rugi karena 1 KWD setara dengan NT$ 103. Banyak pelanggan yang terkejut kalau mereka mendapati bahwa jumlah uang yang barusan digesek berubah menjadi NT$ 5.123. (49 KWD setara dengan NT$ 5.123)

Warga pun segera melaporkannya kepada pihak kepolisian, dan kini aparat tengah menyelidiki dalang di balik situs web ini.

Berdasarkan data dari Kepolisian Kota Taichung, sejak bulan Agustus hingga saat ini, mereka telah menangani 28 kasus penipuan yang melibatkan situs web dari restoran cepat saji ternama.

Dari jumlah di atas, 25 kasus melibatkan McDonald's dan 3 kasus lainnya melibatkan KFC, dengan total kerugian mencapai lebih dari NT$ 430.000.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati. Jika menemukan barang dengan harga jauh di bawah harga pasar, sebaiknya dikonfirmasi lebih lanjut dan selalu waspada. Jika menemukan iklan yang mencurigakan di internet, sebaiknya hubungi nomor darurat 110 atau hotline 165 untuk melakukan verifikasi.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...