2023-10-18

Ada Lebih dari 80 Ribu Pekerja Kaburan di Taiwan

Foto: Taiwan News

Indosuara — Kementerian Tenaga Kerja pada Rabu (18 Oktober) mengatakan ada 84.000 pekerja migran yang belum ditemukan di Taiwan atau berstatus sebagai kuburan.

Dikutip dari Taiwan News, Kepala pengembangan tenaga kerja Tsai Meng-liang (蔡孟良) mengatakan angka tersebut akurat per Agustus tahun ini, menurut CNA. Tsai mengatakan hukuman bagi pekerja ilegal dan iklan layanan pernikahan ilegal akan meningkat tiga kali lipat.

Wakil Menteri Dalam Negeri Wu Jung-hui (吳容輝) mengatakan pada akhir tahun 2019, jumlah pekerja migran yang belum tercatat berjumlah sekitar 48.000 orang. Wu mengatakan pembatasan masuknya pekerja migran ke Taiwan selama pandemi telah mengakibatkan kelebihan permintaan terhadap pekerja sehingga menyebabkan jumlahnya meningkat tajam.

Legislator Partai Progresif Demokratik (DPP) Saidhai Tahovecahe (伍麗華) mengatakan bahwa majikan di daerah pedesaan seringkali tidak memahami cara mempekerjakan pekerja migran secara legal, sehingga bergantung pada agen ilegal untuk menyediakan tenaga kerja. Tahovecahe mengatakan masalahnya ada pada pasar itu sendiri dan harus ditangani dari sumbernya, dengan menargetkan lembaga-lembaga yang memfasilitasi perekrutan ilegal.

Tahovecahe mengatakan bahwa meskipun pekerja migran melakukan kejahatan pada tingkat yang jauh lebih rendah dibandingkan orang Taiwan, meskipun mereka tidak berdokumen, mereka menjadi target kelompok kejahatan terorganisir, menurut China Times. Dia merujuk pada laporan media tentang penipuan di Taiwan yang serupa dengan yang menargetkan warga Taiwan di Kamboja dan mengatakan bahwa masih banyak yang harus dilakukan untuk menargetkan kelompok-kelompok ini dan perantara ilegal.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...