Foto diambil dari CNA.
The Garden of Hope Foundation akan mendirikan pusat informasi untuk membantu pekerja migran hamil.
Dari 700.000 pekerja migran di Taiwan, beberapa yang hamil mungkin takut jika mereka akan kehilangan pekerjaan dan diusir dari keluar dari Taiwan, sehingga membuat mereka memilih kabur, ujar CNA melaporkan.
Untuk membantu para perempuan tersebut, Garden of Hope Foundation sedang dalam proses mendirikan pusat informasi yang akan memberikan bantuan hukum dan psikologis dalam beberapa bahasa, sebagian besar pekerja migran berasal dari Indonesia, Filipina, Vietnam dan Thailand.
Selama dekade terakhir, yayasan membantu 51 wanita dengan situasi hukum mereka, dokumentasi ID, perubahan pekerjaan, perawatan kesehatan, perawatan anak, dan perjalanan pulang. Yayasan tersebut juga menyediakan nasihat psikologis, sambil memperkuat bantuan untuk bayi yang baru lahir.
Yayasan tersebut mengatakan akan menyelenggarakan kursus mengajar perempuan migran untuk meningkatkan otonomi seksual dan fisik mereka dan untuk merencanakan kehamilan mereka. Lokakarya pemberdayaan online dan offline juga akan membantu para pekerja migran.
The Garden of Hope Foundation muncul pada tahun 1988 untuk membantu para korban pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga dan perdagangan manusia.





