Foto diambil dari Taipei Police Department.
Seorang pria warga asing yang tiba-tiba pingsan dan meninggal di sebuah jalan di Kota Taipei pada Sabtu malam (26 Juni) telah didiagnosis dengan COVID-19, sedangkan lima petugas polisi yang melakukan kontak dengannya telah memasuki karantina.
Sekitar pukul 8 malam pada Sabtu malam, seorang pria Irlandia berusia 58 tahun terlihat berjalan di sepanjang trotoar mengenakan kaus hitam dan celana pendek di dekat persimpangan Jalan Kangding dan Jalan Neijing di daerah Ximending, Distrik Wanhua Taipei. Ia berkeliaran di trotoar untuk menyeberang jalan.
Dia kemudian mulai terhuyung-huyung dan sepertinya mencoba berlari kembali ke trotoar, sebelum tiba-tiba ambruk dan tergeletak tak bergerak di jalan.Orang-orang yang menyaksikan pria itu jatuh menelepon 119 dan ketika petugas tiba di tempat kejadian, mereka menemukan bahwa dia tidak bernapas dan tidak memiliki denyut nadi.
Seorang petugas polisi yang diidentifikasi dengan nama keluarga Lo (罗) memanggil ambulans dan mengikuti instruksi paramedis tentang penerapan CPR saat mereka menunggu kedatangan kendaraan penyelamat, lapor SET News. Ketika paramedis tiba di tempat kejadian, mereka dengan cepat membawanya ke National Taiwan University Hospital.
Meski sudah dilakukan upaya oleh paramedis untuk menyadarkan pria itu, dia meninggal sebelum mereka sempat mencapai rumah sakit. Begitu sampai di rumah sakit, dilakukan tes PCR pada pria yang meninggal itu dan dia didiagnosis mengidap COVID-19 pada pukul 9 malam itu.
Setelah mendapat pemberitahuan bahwa pria tersebut terdiagnosis COVID-19, kepolisian Ximending langsung mengirim empat petugas yang merawat pria tersebut ke karantina. Stasiun dan sekitarnya didesinfeksi dan 26 petugas polisi yang tersisa dari stasiun tersebut kini menjalani pemantauan kesehatan.
Menurut pihak kepolisian, keempat petugas tersebut menerima putaran pertama vaksin AstraZeneca COVID-19 pada akhir Mei. Sebelum kembali ke kantor, keempatnya telah melakukan langkah-langkah disinfektan untuk mencegah penyebaran virus.
Pria yang meninggal dilaporkan memiliki riwayat hipertensi dan obesitas, telah tinggal di Taiwan setidaknya selama enam tahun, tinggal bersama pacarnya, dan belum pernah bepergian ke luar negeri.
Penyebab kematian pria itu belum diketahui dan penyelidikan kriminal akan dilakukan untuk menentukan penyebab pasti kematiannya.




