Foto: Istimewa
Indosuara - PMI asal Indramayu yang sempat dirawat di rumah sakit Shinkong Shihlin beberapa waktu yang lalu, hari ini pulang ke tanah air.
Agensi tempat PMI tersebut bekerja telah membiayai semua pengobatan dan akomodasinya untuk pulang ke Indonesia.
Dia diantar ke bandara oleh agnesi, dan dia juga ditempatkan di kelas bisnis karena keadaannya yang sudah tidak bisa duduk terlalu lama.
Dia sendirilah yang meminta pulang ke tanah air karena kondisi kankernya sudah memasuki stadium 4 dan sudah menyebar ke hati dan tulangnya.
Sebelumnya saat dia masuk ke rumah sakit, pihak agensi juga telah menghubungi keluarganya di Indonesia dan membawa ke Taiwan untuk menjenguk istrinya.
Kepada Indosuara, suaminya bercerita mengenai asal mula penyakit yang diderita istrinya.
Menurut suaminya, sang istri tidak mengetahui kalau dia mengidap kanker dan tumor. Penyakit itu diketahui saat dia jatuh dan merasakan sakit di punggung hingga ke perut.
Saat hendak ingin pulang ke Indonesia, kondisi istrinya malah semakin parah dan dalam keadaan kritis.
Suaminya pun mengatakan pihak rumah sakit menyarankan agar istrinya beristirahat dan melakukan pengobatan di Taiwan. Setidaknya diperlukan waktu sekitar satu tahun hingga satu setengah tahun agar sang istri bisa pulih kembali.
Sang suami berharap dalam sebulan ini kondisi istrinya bisa membaik. Dia pun memberikan imbauan kepada seluruh PMI yang berada di Taiwan untuk menjaga kesehatan agar hal terjadi kepada istrinya tidak terjadi kepada PMI yang lain.





