Foto: Taiwan News
Indosuara -- Beberapa hari yang lalu seorang penumpang Indonesia berusia 52 tahun tiba-tiba pingsan di peron Stasiun Alishan. Mendapati situasi ini, staf segera melakukan kejutan listrik CPR dan AED dan mengirimnya ke rumah sakit. Dalam perjalanan ke rumah sakit, pernapasan dan detak jantungnya kembali normal, dan dia pulih dan keluar dengan lancar setelah dirawat di rumah sakit.
Dikutip dari Badan Imigrasi Taiwan, terkait dengan pemberitaan ini, Biro Kesehatan Kabupaten Chiayi juga menyatakan bahwa saat ini terdapat 268 lokasi dengan 331 perangkat AED, dan karyawan di setiap lokasi harus menyelesaikan 70% pelatihan CPR dan AED versi sederhana untuk mendapatkan sertifikasi lokasi yang aman.
Direktur Biro Kesehatan juga memuji tanggapan langsung dari staf di Stasiun Alishan yang berhasil menyelamatkan nyawa penumpang. Pada saat yang sama, ia mengimbau masyarakat untuk mempelajari cara mengoperasikan AED. Jika anda menemukan pasien yang tidak sadarkan diri dan pingsan, segera konfirmasikan reaksi dan pernapasannya, dan minta bantuan orang-orang di sekitar anda untuk menghubungi 119.





