Foto: Focus Taiwan
Indosuara β Badan Cuaca Pusat (CWA) telah mengeluarkan peringatan darat untuk Topan Koinu setelah mengeluarkan peringatan laut pada Senin malam ketika badai terus bergerak menuju perairan timur Taiwan.
Dikutip dari Focus Taiwan, Peringatan mengenai daratan ini mencakup wilayah Hualien dan Taitung di timur serta Kabupaten Pingtung di selatan. Peringatan laut tersebut mencakup perairan di sepanjang bagian selatan pantai timur Taiwan, Selat Bashi, dan bagian selatan Selat Taiwan.
Pada Selasa pukul 11.00, Koinu terletak 440 kilometer timur-tenggara Tanjung Eluanbi, titik paling selatan Taiwan, dan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 11 km per jam.
Berdasarkan data CWA, radius angin rata-rata di atas 15 m/s di Koinu meningkat dari 220 km menjadi 250 km, menandakan bahwa angin masih menguat.
Topan tersebut kemungkinan akan mempengaruhi perairan tenggara Taiwan sekitar matahari terbenam pada hari Selasa dan kemudian akan membawa angin kencang dan hujan lebat ke wilayah Pingtung, Taitung dan Hualien pada Rabu pagi, menurut perkiraan CWA.
CWA juga memperingatkan bahwa topan tersebut kemungkinan akan melanda Taiwan tenggara pada hari Kamis, dan akan berdampak paling kuat di Taiwan antara hari Rabu dan Jumat.
Kabupaten Taitung mendaftarkan beberapa wilayah pegunungan, tepi sungai, dan pesisir sebagai zona potensi bahaya pada hari Selasa, dan akses masuk ke wilayah tersebut akan dibatasi.
Di Taman Nasional Kenting di Kabupaten Pingtung, semua pantai telah ditutup, dan orang-orang dilarang memasuki kawasan tersebut pada hari Selasa.
Mereka yang melanggar pembatasan akan didenda antara NT$50.000 dan NT$250.000, menurut pemerintah Kabupaten Taitung dan otoritas Taman Nasional Kenting.
Sementara itu, Badan Sumber Daya Air membentuk tim tanggap darurat pada hari Selasa untuk memantau, memerintahkan dan mengoordinasikan upaya pemerintah daerah untuk menerapkan sistem drainase air, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh badan tersebut.





