Foto: Focus Taiwan
Indosuara β Topan Haikui diperkirakan akan melanda Taiwan timur pada Minggu pagi, membawa hujan lebat dan angin dengan kecepatan lebih dari 100 kilometer per jam, menurut Biro Cuaca Pusat (CWB).
Dikutip dari Focus Taiwan, Pada Jumat pukul 8 pagi, Haikui terletak 870 kilometer timur-tenggara Taipei, bergerak ke arah barat dengan kecepatan 21 kilometer per jam, dengan kecepatan angin berkelanjutan 118,8 kilometer per jam dan hembusan angin hingga 154,8 kilometer per jam, menurut data CWB.
Berdasarkan jalurnya saat ini, topan tersebut diperkirakan akan mencapai Taiwan pada Minggu pagi, yang akan menjadi badai langsung pertama yang melanda Taiwan dalam empat tahun terakhir, kata biro cuaca.
Peramal cuaca CWB, Huang En-hung (ι»ζ©ι΄») mengatakan pada hari Jumat bahwa Haikui kemungkinan akan mendarat di suatu tempat antara Yilan dan Hualien, dan peringatan darat mungkin akan dikeluarkan pada Sabtu pagi untuk badai tersebut, yang semakin kuat saat mendekati Taiwan.
Peringatan laut diperkirakan akan dikeluarkan pada Jumat sore, karena topan tersebut diperkirakan akan menimbulkan gelombang besar setinggi hingga 3 meter di sepanjang pantai utara dan timur, termasuk di pulau Green dan Orchid, menurut CWB.
Huang mengatakan bahwa Taiwan bagian utara dan timur laut kemungkinan besar akan terkena dampak terberat dari angin kencang dan hujan lebat akibat badai yang terjadi pada Sabtu sore hingga Minggu, khususnya di daerah pegunungan di wilayah tersebut.
Sementara itu, cuaca diperkirakan akan semakin hujan di sebagian wilayah utara dan timur Taiwan pada hari Jumat, menurut CWB.
Biro tersebut juga telah memperingatkan masyarakat di daerah dataran rendah di sepanjang pantai barat negara itu dan di Penghu untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir laut, karena air pasang juga akan terjadi pada akhir pekan.
Terakhir kali badai menghantam Taiwan adalah pada 24 Agustus 2019, ketika Badai Tropis Bailu langsung menghantam wilayah selatan Pingtung.





