Foto diambil dari : UDN News
Seorang pekerja migran pria berusia 27 tahun bermarga Huang merupakan seorang kaburan. Saat itu polisi sedang melakukan patroli, kemudian menemukan Huang sedang berjongkok sendiri di gang gelap di Distrik Daliao. Petugas polisi pun segera menghampirinya, namun Huang ditemukan sangat panik dan gemetaran. Saat mengecek, polisi menemukan 4 paket obat-obatan. Saat ditanya sumber obat tersebut, Huang mengatakan obat-obatan tersebut berasal dari pacarnya yang bermarga Lu usia 38 tahun. Saat menemui Lu polisi menemukan terdapat 18 pil obat tidur di Lu. Keduanya pun dibawa oleh pihak kepolisian ke kantor polisi untuk penyelidikan, tetapi keduanya terus saling menuduh satu sama lain.
Petugas polisi cabang Daliao sedang berpatroli di tengah malam di Distrik Daliao dan menemukan seorang pekerja migran laki-laki asal Vietnam bermarga Huang sedang jongkok sendirian dalam kegelapan di gang Jalan Daliao. Polisi melangkah maju untuk melihatnya, karena Huang terlihat gugup dan gemetaran, polisi pun melakukan penyelidikan, ditemukan bahwa ada 4 paket kecil amfetamin yang disembunyikan di ranselnya.
Setelah diselidiki, ditemukan bahwa Huang adalah buronan atau migran kaburan. Polisi lebih lanjut bertanya tentang sumber obat-obatan, dan dia menunjuk ke pacarnya marga Lu yang juga merupakan warga asal Vietnam yang memiliki obat tersebut, dan dia pun membawa polisi untuk menemui Lu, polisi kemudian menemukan 18 pil obat tidur di Lu.
Keduanya pun ditangkap karena memilki narkoba, Huang dan Lu masih melakukan perdebatan di depan polisi, dan mereka terus saling menuduh. Diketahui bahwa Huang datang ke Taiwan untuk bekerja selama hampir 4 tahun, saat ini dia adalah buronan dan tidak memiliki pekerjaan. Dia berpacaran dengan Lu, Lu merupakan seorang wanita asal Vietnam yang pernah menikah dengan warga Taiwan, kemudian bercerai dan berpacaran dengan Huang. Tanpa diduga, keduanya menjadi pecandu narkoba di Taiwan Saat ini keduanya dipindahkan untuk penyelidikan sesuai dengan Peraturan Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Narkoba.





