Foto diambil dari Nantou Plice Bureau.
Seorang pekerja migran kaburan mengendarai mobilnya dengan ngebut untuk menghindari polisi dan bersembunyi di pegunungan sambil merawat dirinya sendiri karena luka tembak, sebelum akhirnya ditangkap.
Pada hari Senin (16 Agustus), polisi di Wushe di Renai Kabupaten Nantou membuat penghalang jalan untuk menangkap orang-orang yang dicurigai terlibat dalam operasi pembalakan liar, yang dikenal sebagai "tikus gunung" (山老鼠). Pukul 17.40 hari itu, sebuah sedan hitam menabrak petugas dan mencoba menerobos mobil polisi yang menghalangi jalan.
Polisi bergegas menghampiri pengemudi dan menyuruhnya untuk keluar dari kendaraan saat mereka menggedor jendelanya dan mencoba membuka pintunya. Pengemudi, yang diidentifikasi sebagai warga negara Vietnam berusia 29 tahun, Pham Van Nan, menabrak mundur dan berputar ketika petugas nyaris tidak berhasil menghindari mobil yang meluncur, ujar laporan China Times.

Petugas melepaskan satu tembakan peringatan ke udara dan satu lagi ke mobil. Tak henti-hentinya, Pham pun nekat menerobos melarikan diri dan polisi melakukan pengejaran.
Setelah melarikan diri dari polisi di jalan pegunungan sejauh tiga kilometer, Pham tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak pembatas beton. Pham melompat keluar dari mobil, melompati penghalang, dan meluncur ke jurang sepanjang 50 meter.
Di tempat kejadian, polisi menangkap kaki tangan orang Taiwan berusia 41 tahun bermarga Lin (林), lapor UDN. Di dalam kendaraan tersebut, polisi menemukan 151,9 kilogram sabu dan cypress merah Taiwan, serta 3,75 gram sabu dan pipa.
Namun, mereka tidak dapat menangkap Pham, yang menghilang ke dalam hutan. Setelah tim pencari dibentuk, petugas menemukan jejak darah, dan pada pukul 07:45 pada hari Selasa (17 Agustus), mereka menemukan Pham bersembunyi di bawah pohon di sebelah gudang kerja dan membawanya ke tahanan.
Pham ditemukan menderita luka akibat peluru yang ditembakkan polisi. Peluru itu tidak mengenai organ vital, dan Pham mengatakan bahwa dia mengoleskan pengobatan herbal pada lukanya.





