Foto: Focus Taiwan
Indosuara — Sebuah taman kanak-kanak di Indonesia yang hancur akibat gempa bumi Jawa Barat tahun 2022 membuka kembali pintunya bagi siswa pada hari Rabu dengan bantuan dana dari Taiwan.
Dikutip dari Focus Taiwan, Sekolah di kota Cianjur, tempat ratusan orang tewas akibat gempa berkekuatan 5,6 skala Richter pada 21 November 2022, dibangun kembali dengan bantuan yayasan amal yang didirikan oleh pengusaha ekspatriat Taiwan dan sumbangan sebesar US$100.000 dari pemerintah Taiwan.
Pada upacara pembukaan hari Rabu, para guru, siswa dan orang tua memberikan sambutan hangat kepada Perwakilan Taiwan untuk Indonesia John Chen (陳忠) dan anggota yayasan.
Menurut Chen, sekolah yang dibuka Rabu ini adalah satu dari lima sekolah di Cianjur yang dibantu dibangun kembali atau direnovasi oleh Taiwan.
Saat memberikan pidato pada upacara tersebut, anggota yayasan Ko Pai-kuan (柯百觀) mengatakan bahwa dengan banyaknya siswa yang terpaksa mengikuti kelas di tenda setelah gempa, organisasi tersebut telah bergerak cepat untuk menyelesaikan pembangunan sekolah tersebut, yang selesai pada akhir bulan Juli. .
Selain itu, kata Ko, pihak yayasan juga telah memberikan bantuan dana untuk pembelian meja, kursi, dan bahan ajar sekolah.
Rinrin, kepala taman kanak-kanak tersebut, mengatakan bahwa taman kanak-kanak yang baru telah memberinya kedamaian setelah merasa tidak berdaya setelah kehancuran sekolah tersebut.
Pihaknya pun berterima kasih kepada mereka yang membantu membangun kembali taman kanak-kanak tersebut atas semua bantuannya, dia menggambarkan sekolah baru tersebut sebagai sekolah yang "hebat" dan merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.





