**Indosuara** - Sistem asuransi di Taiwan merupakan sistem yang sangat umum. Biasanya untuk berbagai kepemilikan barang berharga, ada layanan asuransi yang diwajibkan. Salah satunya, merujuk pada aturan baru, adalah kewajiban asuransi bagi pemilik sepeda listrik. Lalu bagaimana kalau dalam mengurus asuransi, kita sebagai migran di Taiwan terkendala bahasa?
Ya, kendala bahasa memang seringkali menyusahkan mereka yang berada di rantau, termasuk para pekerja migran Indonesia di Taiwan. Apalagi banyak pekerjaan di Taiwan yang tidak mensyaratkan kecakapan Bahasa Mandarin untuk dapat bekerja di Pulau Formosa ini. Alhasil banyak keterbatasan yang dialami para migran.
Menanggapi ini, Direct Hiring Service Center sebagai lembaga di bawah Menteri Tenaga Kerja Taiwan menawarkan bantuan bagi migran yang hendak mengurus asuransi di perusahaan asuransi namun terkendala Bahasa. Melalui pernyataannya yang diunggah di laman 1955, DHSC mempersilakan migran yang memerlukan untuk menghubungi nomor bebas pulsa di 0800665800.
"DSHC dapat membantu anda mengkonfirmasi ke perusahaan asuransi tersebut,” demikian kata DSHC.
DSHC juga melayani berbagai permintaan tolong dalam berbagai bahasa. Selain Bahasa Indonesia, ada juga Vietnam, Filipina, Thailand, dan Inggris.
Selain itu, DSHC juga membuka layanan yang sama untuk pengurusan rekening di bank. Mengingat untuk bank pun penggunaan Bahasa Mandarin masih sangat dominan meski beberapa bank terutama ATM-nya melayani bahasa-bahasa lain seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.
Lalu bagaimana jika kartu asuransinya hilang? Tak perlu panik juga karena layanan aduan 1955 bisa membantu. Namun tentunya harus segera melaporkan kehilangan tersebut pada instansi yang bersangkutan. Setelah itu mengurus pengantian dokumen sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Juga dapat meminta bantuan majikan atau agensi untuk pengurusannya," demikian lapor 1955.
Jika NHI yang hilang misalnya, maka bisa mengajikan proses di bagian pelayanan Kantor Asuransi Nasional kawasan setempat. Menurut 1955, bisa juga melaporkannya melalui loket pengurusan di Kantor Pos.
Adapun jika kehilangan dokumen bank seperti ATM dan kartu kredit maka harus diingat untuk segera melapor hilang. Dan untuk kasus seperti ini, jangan lupa juga untuk memblokir kartu tersebut pada bank bersangkutan. Layanan 1955 juga menerima aduan jika ada dokumen orang asing yang hilang di Taiwan.
Begitu kiranya kawan-kawan. Namun dari pada keteteran, mending dahulukan kehati-hatian. Jangan sampai hilang!
...





