Foto: Taiwan News
Indosuara — Sebuah helikopter menjemput tiga pendaki yang mengalami kesulitan dari tiga lokasi terpisah di daerah pegunungan tinggi pada Jumat (16 Februari) pagi.
Dikutip dari Taiwan News, Korps Layanan Lintas Udara Nasional (NASC) diberitahu pada Jumat pagi bahwa tiga wanita yang melakukan pendakian di Kota Kaohsiung dan Kabupaten Nantou membutuhkan bantuan darurat. Setelah berdiskusi dengan pemadam kebakaran setempat, dinas tersebut memutuskan untuk mengirim helikopter Black Hawk yang berbasis di Kabupaten Hualien untuk membantu ketiga pejalan kaki tersebut, lapor Liberty Times.
Meskipun kondisi cuaca di pantai timur tidak ideal, jarak pandang di atas 3.000 meter cukup baik, sehingga misi penyelamatan dapat terus berjalan. Pada pukul 09:14, tim menerbangkan seorang wanita bermarga Yang (楊), berusia 28 tahun, dari Kabin Lulugu di Distrik Taoyuan Kota Kaohsiung.
Wanita kedua, bernama Wen (溫), berusia 26 tahun, bergabung dengannya di Kabin Tafengu di distrik yang sama pada pukul 09.21. Keduanya menderita penyakit ketinggian, kata laporan itu.
Pendaki ketiga, Wang (王), 26, menunggu helikopter di sebuah kamp dekat Gunung Dongjun di Kabupaten Nantou hingga pukul 09.46. Dia didiagnosis menderita uremia, penumpukan racun dalam darah.
Helikopter tersebut mendarat di stadion bisbol di Kabupaten Hualien, di mana ambulans membawa ketiga pendaki tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Mereka mendapat oksigen selama penerbangan dan kondisinya dilaporkan stabil.





