2025-05-06

Tiga Pekerja Migran Asal Indonesia Raih Penghargaan Pekerja Teladan Tingkat Nasional di Taiwan, Bertemu Presiden Lai

Foto diambil dari KDEI.

Tiga PMI memperoleh gelar penghargaan pekerja teladan tingkat nasional tahun 2025. Ketiga PMI tersebut yaitu Ernawati, Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) asal Indramayu, Jawa Barat yang telah bekerja 13 tahun; Sumarsih, PLRT asal Nganjuk, Jawa Timur yang telah bekerja sembilan tahun; dan Abdul Munari nelayan migran asal Rembang, Jawa Tengah yang telah bekerja sepuluh tahun.

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei merilis sebuah berita bahwa para pekerja dapat terpilih sebagai pekerja teladan karena dinominasikan pemberi kerja dan rekomendasi dari pemerintah daerah tempat mereka bekerja, kemudian dipilih panel ahli di tingkat nasional, tulis pernyataan KDEI.

Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) Taiwan tidak hanya memberikan penghargaan berupa piala, tetapi juga mendatangkan keluarga PMI ke Taiwan secara mengejutkan bagi pekerja teladan tersebut, menurut keterangan KDEI.

PMI dan keluarganya diberikan kesempatan untuk menikmati liburan di Taiwan selama enam hari dan mengikuti rangkaian acara, salah satunya bertemu dengan Presiden Lai Ching-te (賴清德), menurut keterangan pers KDEI.

Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, juga hadir secara langsung dalam malam penganugerahan yang digelar pada 29 April di Sheraton Grand Taipei Hotel. Dalam wawancaranya bersama CNA, Arif mengatakan ia berharap akan semakin banyak PMI yang mengukir prestasi, tetap fokus dan semangat dalam bekerja, serta menghindari hal-hal negatif yang dapat merusak citra diri, keluarga, dan Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan Hung Sun-han (洪申翰) menyampaikan pentingnya peran dan kontribusi para pekerja luar biasa yang terpilih bagi perekonomian Taiwan.

Kegiatan penganugerahan penghargaan ini juga diadakan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tangggal 1 Mei lalu, tulis pernyataan KDEI.

“Saya bahagia sekali hari ini. Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Taiwan dan pihak KDEI. Saya bangga bisa membawa keluarga saya ke Taiwan untuk jalan-jalan tanpa biaya,” ungkap Ernawati yang pada 2024 meraih penghargaan pekerja teladan Kota Taipei dan hadir bersama suami, ayah, dan kakaknya di acara penganugerahan.

Selain itu, Sumarsih menyampaikan bahwa dukungan dari sahabatnya sesama PMI di Taiwan juga memiliki peran penting. Ia pun berterima kasih kepada temannya yang selalu mendukungnya. Ia hadir dalam penganugerahan didampingi kedua putranya.

Namun, Abdul Munari, salah satu PMI peraih penghargaan pekerja teladan tingkat nasional tidak dapat berpartisipasi datang pada acara karena tidak dapat meninggalkan pekerjaannya sebagai nelayan di Pingtung, tulis keterangan KDEI.

CNA menghubungi Abdul lewat pesan singkatnya. Namun, salah satu temannya, Ari Yoga mengungkapkan pekerja tersebut masih belum bisa memberikan komentarnya mengenai penghargaan yang ia dapatkan dikarenakan masih berlayar.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

25NT

FOOD

35NT

FOOD

100NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

KDEI Resmikan pembayaran paspor lewat seluruh Mini Market di Taiwan

Foto-foto dokumentasi Indosuara dan CNA. Dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari perusahaan, organisasi kemasyarakatan, serta diaspora Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei meresmikan Sistem Pembayaran Digital Paspor KDEI melalui pembayaran paspor dari minimarket di ...

PMI Taipei Dobel Job, Jaga Ama dan Kerja Jadi Petani

Sumber Foto diambil dari CNA. Lia (nama samaran datang ke Taiwan sejak bulan Juni 2025 dengan kontrak kerja sebagai perawat orang tua. Namun, selama 7 bulan bekerja, selain menjaga nenek, ia juga dipekerjakan di kebun. Seperti yang dilansir dari CNA, Lia mengatakan, ia bekerja di Muzha, Taipei. ...

MOL Ungkap Hambatan Bahasa Jadi Tantangan Utama Majikan dan PMA

Foto diambil dari CNA. Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) melalukan survei tentang pekerja migran pada tahun 2025, yang menunjukkan kenaikan gaji baik untuk pekerja maupun perawat, namun hambatan bahasa tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi para pemberi kerja atau majikan. Seperti yang di...