Foto: Taiwan News
Indosuara -- Tamasya arung jeram berubah menjadi tragis ketika seorang wisatawan terlempar dari perahunya dan tersapu ke hilir di Distrik Wulai New Taipei pada hari Minggu (4 Juni).
Hal ini mulanya terjadi ketika tiga sahabat, dua laki-laki dan satu perempuan, melakukan perjalanan dari Kota Taipei ke Wulai untuk arung jeram pada hari Minggu. Sekitar pukul 11.30, tiga wisatawan ini, semuanya memakai jaket pelampung, dilempar ke Sungai Nanshi. Namun, salah satunya, seorang pria berusia 28 tahun bermarga Lin (林), hanyut, lapor UDN.
Dikutip dari Taiwan News, Polisi setempat menerima laporan tentang orang hilang pada pukul 12:10, dan petugas mencapai daerah tersebut, jauh di atas jalan pegunungan, mendekati pukul 13:00. Polisi Taipei Baru mengirim regu pencari yang terdiri dari 28 orang dengan 15 kendaraan, yang mencari di sepanjang sungai sepanjang sore.
Sungai Nanshi penuh dengan jeram dan batu-batu besar. Saat permukaan air tinggi, ini bisa menjadi lingkungan berbahaya yang sulit dinavigasi. Cuaca juga memperumit upaya pencarian, dengan Biro Cuaca Pusat mengeluarkan peringatan badai petir di area tersebut pada pukul 16:00.
Setelah mencari Lin selama beberapa jam, tim penyelamat terpaksa menghentikan operasi pada pukul 17:30. akibat hujan deras. Pencarian dijadwalkan akan dilanjutkan pada pukul 09:00 pada hari Senin (5 Juni), lapor UDN.





