Foto diambil dari : Focus Taiwan
Taiwan telah mencatat kasus kolera pertamanya dalam dua tahun, tercatat seorang pasien mengalami diare parah setelah mengonsumsi udang mentah dan tiram mentah, kata wakil kepala Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Chuang Jen-hsiang (莊人祥).
Seorang wanita berusia 40-an pada hari Rabu dikonfirmasi telah tertular kolera, penyakit diare akut yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dengan bakteri penghasil racun Vibrio cholerae, menurut CDC.
Pasien dirawat di rumah sakit pada 22 Oktober 2022 setelah dia mengalami diare, pusing terus-menerus, mual, muntah, tinja berair, dan nyeri di perut bagian atas, kata Chuang, seraya menambahkan bahwa dia telah dipulangkan dari rumah sakit setelah perawatan.
Pihak berwenang setempat telah berusaha untuk melacak sumber makanan laut yang kurang matang yang dikonsumsi pasien dan mengumpulkan sampel ekskresi dari kontak rumah tangga pasien untuk menentukan bagaimana dia terinfeksi, kata Chuang.
Pasien belum pernah bepergian ke luar negeri akhir-akhir ini dan memiliki riwayat beberapa penyakit kronis, termasuk tekanan darah tinggi, kanker, dan sakit maag, katanya.
Tak satu pun dari tiga anggota keluarga pasien mengalami gejala yang sama, katanya.
Menurut CDC, pasien tersebut merupakan kasus kolera pertama yang tercatat sejak satu kasus pada Agustus 2020. Sebelumnya, tercatat tujuh kasus pada 2018.





