Foto diambil dari : Taiwan News
Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan pada Selasa (21 Februari) mengumumkan kasus kelima Mpox (cacar monyet) dan 39 kontak telah diidentifikasi dan diminta memasuki 21 hari pemantauan kesehatan diri/karantina.
Dalam siaran pers yang dikeluarkan hari itu, CDC mengumumkan bahwa kasus Mpox terbaru adalah seorang pria Taiwan utara berusia 30-an yang bepergian ke luar negeri dari Januari hingga Februari. Pada awal Februari, pria tersebut mengalami gejala yang semakin buruk termasuk lecet, ruam, sakit tenggorokan, nyeri sendi, dan nyeri tubuh. Setelah dievaluasi oleh dokter, dia terinfeksi Mpox.
Pada 15 Februari, dia dinyatakan positif Mpox, dan ditetapkan bahwa dia adalah kasus impor. Dia saat ini menjalani perawatan di bangsal isolasi rumah sakit.
Sebanyak 39 kontak baru-baru ini dari pria tersebut telah diidentifikasi setelah penyelidikan epidemiologi dilakukan. Kontak ini telah diberi tahu tentang penyakit ini dan telah memulai pemantauan kesehatan diri selama 21 hari.
Menurut CDC, Mpox terdaftar sebagai penyakit menular kategori 2 pada 23 Juni 2022. Hingga Selasa, total 45 kasus yang dicurigai telah dilaporkan dan lima kasus telah dikonfirmasi.
CDC menyatakan bahwa sejak 30 Juni tahun lalu, ada 30 negara yang telah melaporkan lebih dari 100 kasus sumber infeksi lokal atau tidak dikenal dan telah terdaftar sebagai "Peringatan Tingkat 2", yang berarti peningkatan tindakan pencegahan direkomendasikan. Jika orang Taiwan bepergian, mereka disarankan untuk menghindari tempat-tempat berisiko tinggi seperti aktivitas sosial di mana mereka dapat bersentuhan langsung dengan orang asing.
Jika mereka mengalami gejala seperti demam, atau lesi kulit seperti ruam, papula, lecet, atau pustula saat kembali ke Taiwan, mereka harus secara proaktif memberi tahu personel maskapai dan petugas karantina di bandara dan pelabuhan. Mereka juga harus mencari perawatan medis sesegera mungkin dan memberi tahu dokter tentang riwayat perjalanan dan kontak terakhir mereka.
CDC menunjukkan bahwa sejak wabah Mpox di Inggris pada pertengahan Mei tahun lalu, setidaknya 109 negara telah melaporkan lebih dari 86.000 kasus, di mana Amerika (58.367 kasus) dan Eropa (25.849 kasus) memiliki jumlah terbesar. Lima negara teratas dalam kasus Mpox adalah AS dengan 30.193, Brasil dengan 10.808, Spanyol dengan 7.538, Prancis dengan 4.128, dan Kolombia dengan 4.074.
Kasus juga telah dilaporkan di negara dan wilayah tetangga seperti Singapura, Jepang, Thailand, Korea Selatan, Filipina, Vietnam, Hong Kong, dan China. Wabah Mpox di Jepang dilaporkan baru-baru ini meningkat.
CDC mengingatkan masyarakat bahwa penularan cacar monyet terbatas, dengan penularan lebih mungkin terjadi melalui kontak langsung dari kulit ke kulit. Penularan juga dapat terjadi dari pasien ke petugas medis yang merawatnya.





