Foto diambil dari : Taiwan News
Kementerian Pertahanan Nasional (MND) melacak 45 pesawat militer China dan tujuh kapal angkatan laut di sekitar Taiwan pada pukul 5 sore hari Kamis (8 September 2022).
Dari 45 pesawat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), 19 melintasi garis tengah di Selat Taiwan, termasuk 12 jet tempur Sukhoi Su-30 dan satu kendaraan udara tak berawak Tengden TB-001 di sektor timur laut zona identifikasi pertahanan udara Taiwan (ADIZ), menurut MND. Sementara itu, empat jet tempur Shenyang J-16 dan dua jet tempur Chengdu J-10 melintasi garis tengah di sudut barat daya ADIZ.
Selain itu, empat pesawat pengebom tempur Xian JH-7, satu pesawat tempur Shenyang J-11, dan satu pesawat komunikasi dan anti-jamming Shaanxi Y-9 dipantau di sudut barat daya zona identifikasi.
Sebagai tanggapan, Taiwan mengirim pesawat patroli tempur dan kapal angkatan laut, dan menggunakan sistem rudal berbasis darat untuk memantau pesawat dan kapal PLA, selain mengeluarkan peringatan radio.
Sejauh bulan ini, Taiwan telah melacak 166 pesawat militer China dan 42 kapal angkatan laut. Sejak September 2020, China telah meningkatkan penggunaan taktik zona abu-abu dengan secara rutin mengirim pesawat ke zona identifikasi Taiwan.
Taktik zona abu-abu didefinisikan sebagai "upaya atau serangkaian upaya di luar pencegahan dan jaminan kondisi mapan yang berupaya mencapai tujuan keamanan seseorang tanpa menggunakan kekuatan langsung dan cukup besar."





