Foto diambil dari : Taiwan News
Kementerian Pertahanan Nasional mengatakan telah melacak 13 pesawat dan empat kapal dari militer China pada pukul 5 sore Rabu (24 Agustus 2022).
Dari 13 pesawat tempur Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF), dua melintasi garis tengah di atas Selat Taiwan dekat ujung utaranya, kata militer. Kedua pesawat tersebut sama-sama merupakan jet tempur Sukhoi Su-30.
Kementerian mengatakan telah mengirim pesawat patroli tempur, kapal Angkatan Laut, dan sistem rudal pertahanan udara berbasis darat untuk memantau dan menanggapi aktivitas China, sementara juga mengeluarkan peringatan radio.
Serangan itu terjadi ketika Wakil Ketua Kuomintang (KMT) Andrew Hsia (夏立言) sedang mempersiapkan makan malam di kota Kunshan, Tiongkok, pada Rabu dengan Zhang Zhijun (張志軍), kepala Asosiasi Hubungan Lintas Selat Taiwan (ARATS) Tiongkok. Perjalanan Hsia secara luas dikritik di Taiwan karena waktunya selama manuver militer China, termasuk penembakan rudal.





