Foto diambil dari : Taiwan News
Profesor Kesehatan Masyarakat Universitas Nasional Taiwan Chan Chang-chuan (詹長權) turun ke Facebook dan mendesak pihak berwenang untuk memberikan suntikan booster COVID-19 yang mengandung komponen protein lonjakan BA.4 dan BA.5 pada hari Jumat (2 September 2022).
“Menanggapi BA.5 Omicron musim gugur dan dingin ini, Taiwan harus memberikan vaksin bivalen COVID-19 booster yang mengandung BA.4 dan BA.5. Vaksin bivalen yang hanya mengandung BA.1 tidak dapat dihitung sebagai vaksin generasi berikutnya,” tulis Chan.
Dalam sebuah posting berjudul, “Booster BA.5 adalah vaksin generasi berikutnya yang sebenarnya,” Chan mengutip statistik Dunia Kita dalam data dan membandingkan wabah BA.2 Taiwan dengan wabah BA.1 AS antara Januari dan Agustus. “Dengan membandingkan infeksi harian dan tingkat kematian, kita dapat melihat bahwa wabah COVID-19 Taiwan selama delapan bulan ini lebih buruk daripada AS,” tulisnya.
Menurut Chan, tingkat infeksi rata-rata bergulir tujuh hari di AS mencapai puncaknya pada 15 Januari 2022, mencapai 0,2394%, sementara di Taiwan, mencapai puncaknya pada 20 Mei 2022 pada 0,3505%. Sementara itu, angka kematian rata-rata selama tujuh hari di AS memuncak pada 1 Februari 2022 sebesar 0,000773%, dan, di Taiwan, pada 11 Juni 2022 sebesar 0,000805%.
Pada hari Kamis (1 September 2022), tingkat infeksi rata-rata bergulir tujuh hari di AS adalah 0,0247% dan tingkat kematian rata-rata bergulir tujuh hari adalah 0,000158%, sementara Taiwan adalah 0,1196% dan 0,000133%, tambah Chan.
“Baik AS dan Taiwan telah meninjau vaksin COVID-19 bivalen yang dibuat khusus untuk Omicron dalam beberapa hari terakhir, tetapi kedua vaksin itu berbeda karena vaksin bivalen COVID-19 yang menerima otorisasi penggunaan darurat dari Food and Drug Administration (FDA) AS dan direkomendasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention adalah suntikan booster terbaru yang mengandung BA.4 dan BA.5. FDA Taiwan saat ini sedang meninjau vaksin penelitian bivalen yang hanya mengandung BA.1.”
Per Chan, sebagai subvarian dominan dari virus Omicron untuk musim gugur dan musim dingin ini adalah BA.5, hanya suntikan booster dengan komponen virus yang dapat lebih mempersiapkan masyarakat terhadap penyebarannya.





