Foto: Focus Taiwan
Indosuara — Dua orang tewas dan sembilan luka-luka setelah disengat lebah saat mendaki di Distrik Ruifang, New Taipei pada hari Rabu, menurut Departemen Pemadam Kebakaran Kota New Taipei.
Dikutip dari Focus Taiwan, Menurut departemen tersebut, sebuah panggilan diterima pada hari Rabu pukul 11:38, yang mengatakan bahwa 11 pendaki yang tergabung dalam kelompok pendaki yang beranggotakan 20 orang telah diserang oleh segerombolan lebah saat mendaki di Kengzineishan di Ruifang, menyebabkan empat pendaki pria berusia 60-an terluka parah tapi masih sadar.
Dengan bantuan petugas pertolongan pertama, dua pendaki yang terluka parah, bermarga Wang (王) dan Hsu (許), berhasil berjalan ke ujung jalan setapak, di mana mereka dibawa ke rumah sakit dengan ambulans.
Dua pendaki lainnya yang terluka parah, bermarga Chiao (焦) dan Hu (胡), tidak bisa bergerak dan petugas pertolongan pertama harus memberikan terapi IV dan suntikan Epinefrin sebelum mengevakuasi mereka, kata departemen tersebut.
Namun, Chiao dan Hu kehilangan tanda-tanda vital selama evakuasi dan dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Umum Taiwan Miner dan Rumah Sakit Ruifang Miners, sekitar pukul 6 sore.
Menurut Wang, para pendaki diserang oleh segerombolan lebah sekitar 1,5 jam setelah pendakian.
“Mereka semua datang berbondong-bondong keluar sekaligus dan kami tidak dapat melarikan diri tidak peduli seberapa keras kami berusaha,” katanya, seraya menambahkan bahwa banyak rekan pendaki yang terjatuh saat melarikan diri.
Kepala Korps Darurat dan Penyelamatan ke-6 Lo I-tien (羅億田) mengatakan kepada CNA bahwa tujuh pendaki lainnya hanya menderita luka ringan dan kembali menuruni gunung dari tempat mereka dibawa ke rumah sakit.
Menurut ahli lebah Huang Huang-lung (黃皇龍), lebah yang menyerang para pendaki bisa jadi adalah lebah perut hitam, yang berkembang biak di musim gugur.
Kantor Perlindungan Hewan dan Inspeksi Kesehatan Kota New Taipei menyarankan bahwa jika bertemu dengan lebah, seseorang harus segera meninggalkan area tersebut dan menutupi kepalanya dengan pakaian.
Kepala Kantor Distrik Ruifang Yang Sheng-ming (楊勝閔) mengatakan saat ini sedang musim kawin lebah dan menyarankan masyarakat untuk mengenakan pakaian lengan panjang berwarna terang dan topi serta tidak menggunakan parfum saat mendaki.
Sementara itu, menurut pejabat Kantor Distrik Ruifang Lee Kuan-hung (李觀宏), jalur pendakian sekarang ditutup sementara dan petugas Kantor Perlindungan Hewan dan Inspeksi Kesehatan Kota New Taipei akan membantu menghilangkan lebah tersebut.
Jalur pendakian akan dibuka kembali setelah pemeriksaan keselamatan selesai dan sinyal peringatan dipasang, tambahnya.





