Foto: RTI
Indosuara — Sepasang suami istri di Kaohsiung dan tiga anaknya ditemukan meninggal di dalam rumah dan diduga melakukan bunuh diri. Hal itu terjadi pada Senin di salah satu bangunan apartemen sewaan di Distrik Xinxing, Kota Kaohsiung. Dikutip dari RTI, dari penyelidikan awal, diketahui bahwa sang istri yang bermarga Yuan (袁女), baru-baru ini mengungkapkan kepada rekan kerjanya bahwa dia sedang mengalami kesulitan keuangan. Namun penyebab pasti dari kejadian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Menurut pemberitaan yang ada, pada Minggu malam kemarin (21/1) sekitar pukul 22:39, polisi menerima laporan bahwa penghuni apartemen bersangkutan tidak dapat dihubungi. Tim pemadam kebakaran dan paramedis segera memecahkan pintu untuk masuk, tetapi sayangnya mereka menemukan lima orang telah tergeletak di tempat tidur tanpa tanda-tanda kehidupan. Polisi kemudian menemukan pintu dan jendela apartemen tertutup rapat dan sebuah baskom, yang diduga digunakan dalam upaya bunuh diri.
Menurut informasi awal, suami berusia 28 tahun bermarga Lin (林姓) dengan istrinya bermarga Yuan (袁女) , memiliki tiga putra berusia 7, 6, dan 3 tahun.
Rekan kerja Yuan menyadari bahwa dia tidak datang bekerja dan tidak bisa dihubungi, serta mendengar bahwa dia pernah mengungkapkan "tekanan ekonomi yang besar" yang tidak bisa dia tanggung, sehingga melaporkan hal ini ke polisi karena khawatir terjadi sesuatu.
Dan benar saja, ketika polisi tiba dan memecahkan pintu, semuanya sudah terlambat. Namun hingga kini Polisi masih menyelidik motif dari insiden tersebut.
Dinas Sosial telah mengirim staf mereka untuk memberikan perhatian dan menghubungkan dengan sumber daya amal guna membantu mengurus proses pemakaman.
Dinas sosial juga menekankan bahwa anak-anak adalah sosok individu independen dan hak atas kehidupan mereka harus dihormati. Jika ada peristiwa besar yang tidak dapat diselesaikan terjadi dalam keluarga, maka masyarakat diimbau untuk menelepon hotline konsultasi kesejahteraan 1957 atau hotline 1925 untuk mendapatkan bantuan darurat.
Bunuh diri tidak menyelesaikan masalah, tetapi malah meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Hargai kehidupan Anda, beri diri Anda kesempatan sekali lagi. Untuk bantuan dan dukungan, hubungi saluran 1995, Hotline Konsultasi dan Dukungan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan.





