Foto diambil dari : LTN News
PMI bernama Tomo (samaran) datang ke Taiwan dan menjadi pekerja imigran kaburan. Setiap kali ia pergi keluar dengan pacarnya, ia harus khawatir dan bersembunyi, yang menyebabkan pacarnya ingin putus dengannya. Tomo menolak, dan keduanya bertengkar di jalan, polisi di daerah sekitar bergegas ke tempat kejadian untuk menghentikan Tomo, dan polisi menemukan bahwa dia adalah pekerja imigran kaburan, dan akhirnya mengirimnya ke tim khusus Departemen Imigrasi untuk menunggu deportasi.
Menurut penyelidikan polisi, Tomo awalnya datang ke Taiwan sebagai nelayan melalui jalur normal. Setelah bekerja selama beberapa waktu, dia melarikan diri dan dilaporkan hilang oleh majikannya. Dan Wati pacarnya merupakan pengasuh migran, ia tidak senang karena setiap kali berkencan dengan Tomo ia harus khawatir dan bersembunyi sehingga memutuskan untuk berpisah dengan Tomo.
Wati dan Tomo bertengkar di Jalan Huaining Kota Taipei beberapa hari lalu, karena Wati membulatkan tekad untuk putus, namun Tomo menolak, dan keduanya bertengkar di jalan. Karena keduanya berbicara dalam bahasa ibu selama pertengkaran, orang yang lewat tidak dapat memahami isinya, sehingga orang yang melihat situasi tersebut, segera memberi tahu polisi di daerah sekitar.
Petugas polisi Gao Mingqing dan Cao Huankai dari Kantor Polisi Jalan Barat Zhongxiao di Jalan Huaining tiba di tempat kejadian, Tomo yang melihat polisi pun segera berpura-pura menelfon dan berjalan menjauh. Polisi langsung melangkah maju menghentikan Tomo, dan akhirnya berhasil menghentikan Tomo di depan pintu hotel.





