Foto diambil dari : ET Today
Seorang wanita di distrik Qidu, Kota Keelung meninggal 3 hari setelah menerima dosis ketiga dari vaksin Moderna. Pada hari ketiga setelah vaksin dia memberi tahu keluarganya bahwa dadanya terasa sakit, dan nyeri dibagian punggung. Keesokkan harinya, dia dilarikan ke rumah sakit, saat diperiksa diduga jantungnya penuh dengan darah. Rumah sakit mengatakan bahwa pertolongan pertama yang dilakukan tidak berhasil sehingga tidak bisa diselamatkan. Keluarga diduga kehilangan 2 anggota dalam 2 hari. Kasus kematian yang disebabkan oleh vaksin dosis ketiga Moderna saat ini sedang diselidiki.
Dilaporkan bahwa sekitar pukul 8 pagi pada tanggal 21 Januari 2022, seorang wanita berusia 81 tahun bermarga Chen duduk di tepi tempat tidur, memegangi dadanya dan berteriak, "Sakit!" Keluarga mendengar panggilan itu dan segera memanggil ambulans. Saat sampai dirumah sakit wanita tersebut pun segera ditangani. Namun sayangnya detak jantung wanita tersebut tiba-tiba pun berhenti berdetak. Setelah lebih dari satu jam penanganan darurat, wanita tua tersebut dinyatakan meninggal karena infark miokard akut.
Putri dari wanita tersebut mengatakan bahwa pada tanggal 18 Januari 2022, ibunya pergi untuk mendapatkan dosis ketiga vaksin Moderna. Dua dosis pertama adalah vaksin AZ.
Keesokan paginya 20 Januari 2022 ayahnya meninggal karena kanker. Saat keluarga sedang sibuk dengan pemakaman. Ibunya tiba-tiba berkata dada nya terasa nyeri, keesokkan harinya ibunya pun diantar kerumah sakit secara darurat, setelah ditangani ibunya pun meninggal. Dirinya tidak menyangka dia harus kehilangan 2 orang disayanginya dalam 2 hari
Putrinya curiga vaksin yang membunuh ibunya, karena ibunya tidak memiliki riwayat jantung sebelumnya, namun ibunya meninggal karena infark miokard setelah divaksinasi.
Saat ini pemerintah akan menyelidiki masalah ini secara kasus per kasus, karena kasus ini merupakan kasus pertama di Kota Keelung.





