Foto diambil dari : LTN News
Seorang pria asal Vietnam bermarga Ruan yang secara resmi bekerja di Taiwan mengetahui bahwa teman bibinya yang merupakan seorang pria berkewarganegaraan yang sama dengannya tinggal di Taiwan secara ilegal yang sedang membutuhkan perawatan medis. Untuk menghemat uang, Ruan meminjamkan Kartu Asuransi Kesehatan Nasional Taiwan miliknya kepada pria tersebut. Tak disangka, pria tersebut ternyata diketahui tertular TBC. Setelah diberitahu oleh unit terkait dan penyelidikan mendalam, diketahui kasus TKA ilegal ini berobat ke dokter dengan nama palsu Ruan dan bibi Ruan didakwa melakukan penipuan dan pencatutan. Mereka masing-masing dijatuhi hukuman 40 hari penahanan kriminal dan didenda.
Namun, hakim Pengadilan Distrik Hsinchu juga menilai bahwa tingkat pendidikan kedua orang tersebut tidak tinggi, dan masing-masing memiliki orang tua atau anak yang harus dinafkahi. Bibi dan keponakan bekerja sama untuk membayar biaya denda dan setelah itu, masing-masing diberi kesempatan untuk merehabilitasi dengan masa percobaan dua tahun.
Menurut Departemen Imigrasi, selama pekerja migran asing bekerja secara legal di Taiwan, mereka dapat mengajukan kartu asuransi kesehatan nasional Taiwan melalui majikan mereka. Dulu, para pekerja migran dapat memutuskan apakah akan memasang foto di kartu asuransi kesehatan mereka, tetapi sekarang mereka harus memiliki foto pekerja migran di kartu asuransi kesehatan mereka.





