Foto: Taiwan News
Indosuara — Seorang siswa sekolah menengah di Kota New Taipei ditikam beberapa kali oleh teman sekelasnya dengan pisau lipat pada Hari Natal dan kini, korban berada dalam kondisi kritis.
Dikutip dari Taiwan News, kejadian ini melibatkan seorang siswa sekolah menengah laki-laki kelas sembilan bermarga Kuo (郭) yang menjadi pelaku dan korban yang bermarga Yang (楊). Kejadian dipicu oleh Kuo yang hendak membela teman perempuannya yang diganggu Yang,
Siang hari itu, seorang siswi kelas sembilan berjalan menuju kelas sebelah untuk bermain dengan teman-temannya. Namun, Yang menghalangi jalannya dan dilaporkan berkata, "Lagi pula, kamu bukan dari kelas kami," dan kemudian memaksanya keluar dari kelas. Pelajar perempuan itu marah karena dimarahi dan diduga membanting pintu. Dia dilaporkan memberi tahu teman dekatnya Kuo tentang kejadian tersebut ketika dia kembali ke kelasnya.
Kuo kemudian diduga menyerbu ke ruang kelas tetangga untuk menghadapi Yang. Keduanya kemudian terlibat pertengkaran sengit yang dengan cepat meningkat menjadi pertengkaran fisik di koridor sekolah.
Saat kedua pihak saling mendorong dan mendorong, Kuo diduga mengeluarkan pisau lipat tersembunyi dan menikam Yang lima kali. Yang mulai mengeluarkan banyak darah, jatuh ke tanah, dan kehilangan kesadaran.
Menurut Kepolisian Daerah Tucheng di Kota New Taipei, setelah menjalani resusitasi selama lima jam dengan oksigenasi membran ekstrakorporeal (ECMO) di Rumah Sakit Far Eastern Memorial, tanda-tanda vital Yang pulih. Yang dipindahkan ke ruang operasi untuk operasi darurat dan masih dalam kondisi kritis.
Setelah penyelidikan polisi, Kuo, yang diduga melakukan penyerangan, dan siswi yang diduga menghasut insiden tersebut dianggap sebagai kaki tangan dalam kasus yang sama. Keduanya sedang diselidiki atas percobaan pembunuhan (殺人未遂罪) dan menghadapi persidangan di pengadilan remaja.
Pada Selasa pagi (26 Desember), pengadilan remaja memutuskan Kuo harus ditahan, sementara siswi tersebut dikirim ke wali sahnya.





