Foto: Taiwan News
Indosuara β Seorang pria berusia 40 tahun di Distrik Longtan Kota Taoyuan meninggal pada Selasa (31 Oktober) setelah menggunakan pistol yang dimodifikasi secara ilegal, yang dikiranya tidak berfungsi.
Dalam pemberitaan Taiwan News Pria bermarga Tsai (θ‘) itu sedang menjamu tiga tamu di rumahnya, termasuk seorang temannya yang bermarga Su (θ) dan dua putranya yang masih remaja. Tsai memamerkan pistol yang sedang dia kerjakan, lapor CNA.
Menurut laporan, Tsai memberi tahu tamunya bahwa pistolnya tidak akan menembak, dan menarik pelatuknya satu kali tanpa efek apa pun. Kemudian, dia meletakkan pistolnya ke pelipisnya untuk demonstrasi lebih lanjut, di mana senjatanya tiba-tiba terlepas.
Sebuah kamera di ruang tamu pria tersebut merekam seluruh kejadian dan videonya mulai beredar online keesokan harinya.
Istri Tsai, yang berada di lantai atas, dikejutkan oleh ledakan yang tidak terduga dan bergegas ke ruang tamu dan menemukan suaminya dengan luka serius di kepala. Dia segera memanggil ambulans, namun Tsai dinyatakan meninggal segera setelah tiba di rumah sakit terdekat.
Dalam video tersebut, Su dan kedua anak laki-laki tersebut terlihat terkejut dengan pelepasan senjata yang tiba-tiba. Temannya melompat dan bergegas memeriksa kondisi Tsai sebelum dia dan putra-putranya meninggalkan ruangan dengan ketakutan.
Petugas polisi dilaporkan sedang menyelidiki insiden tersebut dan berusaha mencari tahu dari mana Tsai memperoleh senjata api ilegal tersebut. Sebuah laporan yang dibuat Rabu pagi (2 November) pagi menunjukkan bahwa polisi di Distrik Longtan mengatakan tidak ada seorang pun yang hadir di rumah Tsai yang memiliki afiliasi dengan kelompok kejahatan terorganisir.
Namun, laporan selanjutnya mengenai insiden tersebut bertentangan dengan pernyataan tersebut. Menurut UDN, Tsai adalah pemimpin Divisi Harimau dari gang Taiwan, Bamboo Union cabang Taoyuan.
Lebih lanjut, Su dilaporkan menjadi buronan yang sedang dicari oleh pihak berwenang atas tuduhan terkait dengan penahanan ilegal terhadap orang lain. Dia ditangkap setelah insiden hari Selasa, menurut CNA.





