Foto diambil dari : Taiwan News
Seorang pria Kaohsiung ditahan pada hari Kamis (17 November 2022) dan menghadapi tuntutan pidana setelah dia diketahui mengambil lebih dari 3.000 foto bagian dalam rok dari sejumlah wanita yang tidak disebutkan namanya di Kaoshiung, selama dua tahun.
Menurut penyelidikan polisi, seorang pria berusia 31 tahun bermarga Chu (朱) tertangkap sedang mengambil foto rok bagian dalam seorang pegawai wanita di sebuah toko pakaian di Distrik Sanmin, Kaohsiung pada bulan Juli tahun ini, lapor CNA. Chu berpura-pura meminta petugas jaga untuk memperkenalkan pakaian tersebut, dan saat petugas berjingkat untuk mengambil barang, tersangka diam-diam memotret roknya dengan ponselnya.
Ketika polisi membawanya untuk diinterogasi beberapa hari kemudian, dia berbohong mengklaim bahwa dia telah menjatuhkan teleponnya. Namun, Chu dirujuk ke jaksa karena dicurigai melakukan pelanggaran terhadap privasi.
Namun, sejak berurusan dengan hukum, Chu melanjutkan perilakunya di distrik Sanmin, Cianjhen, Zuoying, dan Sinsing hingga dia tertangkap lagi di sebuah toko alat tulis di Distrik Lingya. Kantor Polisi Lingya dari Departemen Kepolisian Kota Kaohsiung mengidentifikasi Chu setelah meninjau rekaman pengawasan.
Polisi menangkap Chu di kediamannya pada hari Selasa dan menemukan bahwa ada 3.323 foto upskirt di ponselnya serta foto-foto semacam itu senilai 100 gigabyte di komputernya. Polisi mengatakan bahwa Chu telah melakukan praktik ilegal selama dua tahun dan mengorbankan banyak wanita.
Setelah menanyai Chu, Kantor Kejaksaan Kaohsiung pada hari Kamis mengajukan permohonan ke pengadilan distrik untuk menahan tersangka.
Menurut Pasal 315-1 KUHP Taiwan, Chu menghadapi hukuman tiga tahun penjara atau denda hingga NT$300.000 (US$9.600) jika terbukti bersalah.





