Foto diambil dari : Taiwan News
Polisi menggerebek rumah seorang pria menangkapnya mencoba menjual tanaman ganja di Kabupaten Yunlin, istri tersangka mengatakan dia diberi tahu bahwa "tanaman rumah" ganja adalah dekoratif maple.
Liberty Times melaporkan polisi Taipei melakukan penyelidikan setelah menemukan sebuah iklan online yang menggunakan bahasa yang tidak jelas untuk menunjukkan bahwa itu menjual narkoba. Polisi melacak seorang pria bermarga Yen (顏) sampai ke Yunlin, menangkapnya dengan 12 anakan ganja dan enam tanaman dewasa mobilnya di tempat parkir di Douliu.
Ketika Yen dibawa pulang untuk penggerebekan, polisi menemukan pohon itu di kamar tidur tamu. Istri Yen bingung, bertanya, “Bukankah ini maple dekoratif?”
Yen dilaporkan berbohong padanya tentang apa yang dia tanam untuk menutupi niatnya yang sebenarnya.
Kantor Polisi Kota Taipei Datong mengatakan kepada Taiwan News bahwa, Yen, adalah seorang tukang kebun yang rajin, mulai menanam ganja karena penasaran. Meskipun dia tidak memiliki kebiasaan merokok ganja, dia diduga berusaha mendapatkan keuntungan dengan menjual tanamannya.
Setelah menginterogasi Yen, polisi memindahkan kasusnya ke Kantor Kejaksaan Distrik Yunlin untuk penyelidikan lebih lanjut. Dia menghadapi tuntutan pidana karena menanam dan menjual ganja.





