Foto: Taiwan News
Indosuara β Delapan orang dirawat di rumah sakit dan satu orang meninggal di Kabupaten Nantou pada Minggu (26 November) setelah mereka memakan ikan buntal yang tidak dimasak dengan benar pada Sabtu (25 November) malam yang menyebabkan keracunan makanan.
Dikutip dari Taiwan News, almarhum, seorang pria berusia 44 tahun bermarga Hong (ζ΄ͺ), juga merupakan orang yang menyiapkan hidangan tersebut, lapor UDN. Kelompok yang terdiri dari sembilan orang itu berbagi ikan buntal di restoran Hong pada Sabtu malam di daerah Qingjing Kotapraja Renai.
Ikan buntal tersebut kabarnya diberikan kepada Hong oleh seorang temannya. Hong mengundang delapan temannya untuk bergabung dengannya menikmati hidangan hot pot di mana dia menyiapkan dan menyajikan ikan buntal sendiri.
Pada hari Minggu pagi, anggota kelompok mulai merasa sakit dan melaporkan mati rasa di mulut, tangan, dan kaki. Setelah saling menelepon untuk memeriksa kesehatan mereka, tiga anggota kelompok pergi memeriksa Hong, yang ditemukan tak sadarkan diri di lantai rumahnya.
Teman-temannya menelepon 119 untuk meminta bantuan medis sekitar pukul 09.00 pada hari Minggu. Hong dinyatakan meninggal ketika tim penyelamat tiba, sementara empat orang lainnya dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Empat orang sisanya yang memakan ikan buntal dihubungi melalui telepon dan dapat pergi ke rumah sakit sendiri. Kedelapan anggota pesta makan malam tersebut semuanya telah menerima perawatan yang diperlukan dan tidak lagi dalam bahaya, lapor LTN.
Kantor Kejaksaan Kabupaten Nantou akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian Hong. Sementara itu, Biro Kesehatan Masyarakat Kabupaten Nantou telah mengumpulkan sampel ikan buntal dan makanan lain yang dimakan untuk pengujian lebih lanjut.
Beberapa spesies ikan buntal mengandung racun tetrodotoxin pada organ dalam, mata, dan kulitnya, yang dapat menyebabkan kelumpuhan jika tertelan. Jenis ikan buntal ini hanya boleh disiapkan oleh koki yang terlatih khusus





