Foto diambil dari : Daily Apple TW
Seorang pekerja migran asal Indonesia berusia 29 tahun dikarantina di sebuah hotel epidemi di Kota Hualien. Dia sudah dapat kembali bekerja pada tanggal 10 Mei 2022, tetapi dia mengetahui kabar buruk kematian ibunya pada pagi hari tanggal 9 Mei 2022. Setelah mengetahui kabar buruk tersebut, ia melompat turun dari lantai tiga hotel, untungnya ia hanya mengalami luka ringan. Polisi langsung datang ke lokasi untuk menekan laporan tersebut, namun PMI tersebut tidak mau bekerja sama.
Saat ini, pekerja migran tersebut dalam kondisi stabil setelah dikirim ke rumah sakit, ia juga meminta konseling psikologis kepada Departemen Luar Negeri Mabes Polri dan memahami penyebab kecelakaan itu.
Polisi mengetahui hal tersebut melalui seorang penerjemah bahwa pekerja migran itu mengaku kehilangan kendali emosinya karena menerima kabar buruk tentang kematian ibunya, dan dia melompat turun dari lantai tiga ketika mendengar panggilan ibunya di dekat jendela.





