2022-06-21

Seorang PMI Kaburan Digaji 55,000 NTD Perbulan

Foto diambil dari : Suara BMI

Akhir akhir ini banyak sekali pekerja kaburan yang tertangkap pihak imigrasi.

Bermula dari kasus penangkapan itu, pihak Imigrasi pun terus melakukan penyelidikan dan penggerebekan, tercatat hingga saat ini, lebih dari 64.000 pekerja migran di Taiwan memilih jadi kaburan karena gaji besar.

Bahkan baru baru ini, asosiasi pengusaha Taiwan mengunggah sebuah foto screenshort yang memamerkan dimana seorang TKI menjadi kaburan yang kerjanyanya hanya memotong rumput alias ngarit, namun setiap bulannya ia mendapat gaji NT$55.000.

Asosiasi mengkritik pemerintah Taiwan yang dinilai tak bisa mengendalikan laju kaburan di Taiwan, yang mereka bekerja tanpa perlindungan hukum sama sekali. Karena hal inilah, asosiasi meminta pemerintah lebih pro aktif menangani kasus kaburan ini sehingga kasus kasus seperti yang terjadi pada PMI tersebut tak terulang lagi, dan bisa mengurangi angka kaburan saat ini.

Ayuk belanja kebutuhan sehari-hari Anda di Indosuara!

Lihat Lebih Banyak

50NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

50NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

35NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

70NT

MAKE UP KOSMETIK 化妝品SKIN CARE 保養品

Berita Terbaru Lainnya

Perdana Menteri Menjamin UMR Taiwan akan Melebihi NT$30.000 Tahun Depan

Sembilan dari 10 pekerja migran yang mendapat penghargaan tahun ini hadir langsung dalam upacara Penghargaan Pekerja Teladan Nasional di Taipei pada hari Rabu. Foto diambil dari CNA. Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) mengatakan pada hari Rabu 29 April bahwa ia menjamin upah minimum bulanan Taiwan...

Seorang Pria Mandi di Kereta Lokal dan Menyebabkan Banjir di Gerbong

Foto diambil dari otoritas setempat. Seorang pria didenda karena mandi di kamar mandi kereta lokal Taiwan Railway Corp. pada hari Minggu 26 April, menyebabkan air tumpah ke dalam gerbong dan menyebabkan banjir. Seperti yang dilansir dari CNA, Focus Taiwan, kantor Polisi Kereta Api Taipei mengatak...

PMI Kaburan Melahirkan Bayi Kembar Prematur, Butuh Biaya NT$2,5 Juta

Foto diambil dari CNA dan Indosuara. Seorang pekerja migrant Indonesia (PMI) sebut saja Ninik (nama samara) harus menanggung beban biaya sebesar NT$2,5 juta untuk biaya persalinan kedua anak kembarnya yang lahir prematur. Tak hanya itu saja, bayi perempuannya harus dioperasi jantung dan kedua bayi...