Foto diambil dari : Daily Apple TW
Sebuah insiden penyiksaan terhadap pekerja migran perempuan dilaporkan di komunitas senior Tianmu di Kota Taipei. Seorang pekerja migran perempuan asal Indonesia yang melarikan diri dengan nama A (37 tahun) diperkenalkan ke sebuah komunitas di Tianmu oleh seorang warga. Dia dipukuli selama 14 bulan, A dipukuli sampai gendang telinganya pecah, giginya patah, badannya tersiram air panas, dan dipaksa makan kotoran anjing. Setelah A kabur dari rumah majikannya, dia menelepon polisi, tapi majikannya membantah hal tersebut, dan polisi memanggil majikannya untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kemarin (17) malam di "Breaking News Commune" Facebook, seorang netizen memposting pengaduan yang menunjukkan pekerja migran perempuan asal Indonesia yang melarikan diri dari dugaan penganiayaan selama 14 bulan tersebut. Postingan itu melampirkan foto perbandingan A sebelum dan sesudah dianiaya. A memiliki beberapa gigi patah, telinganya cacat yang menyebabkan dia tidak bisa memakai masker dengan baik, bahkan gendang telinganya patah, tubuhnya tersiram air panas, dan dia dipaksa makan kotoran anjing. Dia terlihat kuyu dan sama sekali berbeda dengan foto lamanya.





