Foto diambil dari : LTN News
Seorang PMI bernama Xiaohua (nama samaran) meninggalkan majikannya pada November tahun lalu dan bekerja serabutan. Sebulan terakhir, penyakit diabetesnya semakin parah dan tubuhnya banyak luka. Departemen Imigrasi membantu Xiao Hua dengan kasus khusus untuk kembali ke Indonesia melakukan perawatan medis sesegera mungkin. Xiao Hua di denda minimal 2.000 NTD dan pembebasan tindakan.
Xiaohua datang ke Taiwan sendirian 9 tahun yang lalu. Dia dulu bekerja sebagai pekerja perawatan keluarga di Yunlin. Karena usianya, kemampuan belajar bahasa Mandarinnya buruk, dan dia memiliki komunikasi yang buruk dengan penerima perawatan, dia sering mengalami kesalahpahaman dan konflik dengan majikannya. Pada November tahun lalu, Xiaohua ingin menghasilkan lebih banyak uang untuk keluarganya, jadi dia memilih untuk meninggalkan majikannya. Selama periode itu, dia pergi melakukan pekerjaan serabutan di wilayah utara. Jari kaki dan tempat lain membusuk, kakinya matanya bengkak, badanya lemah, dan dia sulit bergerak dan membutuhkan bantuan.
Xiaohua mengatakan berkat agen imigrasi, dia bisa terbang kembali ke Indonesia tepat waktu untuk perawatan medis dan berkumpul kembali dengan keluarganya.





