Situasi pasca-kebakaran yang terjadi di kawasan tempat tinggal, Fuxing Road, Guishan District yang menyebabkan seorang pekerja migran meninggal. ( Dok. UDN Taiwan)
**Indosuara** - Kabar duka datang dari seorang Pekerja Migran Indonesia di Taiwan bernama Dewi, pekerja perempuan yang diketahui berusia 24 tahun itu meninggal dunia dalam sebuah musibah kebakaran yang terjadi di seberang Rumah Sakit Chang Gung, Linkou, Distrik Guishan, Kota Taoyuan, 13 Oktober 2022 lalu.
Dikutip dari portal berita Taiwan UDN, Dewi yang bekerja di sebuah rumah di lantai 4 tak bisa menyelamatkan diri dari kobaran api yang membakar dari sebuah supermarket di Lantai 1. Api yang diduga pertama kali muncul pada pukul 3.50 dini hari itu langsung melahap cepat bangunan di atasnya.
Indosuara mencoba mengonfirmasi kabar ini kepada Supriyadi, Satuan Tugas PMI yang membawahi wilayah Taoyuan. Menurutnya, kabar itu terkonfirmasi benar.
“Atas nama mbak Dewi asal Cilacap. Kejadian di daerah Linkou, Canken, New Taipei,” kata Supriyadi yang dihubungi Indosuara melalui pesan singkat di Taipei, Sabtu.
Pemadam kebakaran yang datang beberapa saat setelah kejadian baru bisa mengendalikan api sekitar satu jam kemudian. Dewi menjadi satu-satunya korban meninggal dalam musibah ini. Sementara pemadam kebakaran mampu menyelamatkan enam orang yang sedang ada di gedung dalam kondisi luka-luka.
Dalam pemberitaan tersebut, Dewi diduga sempat berupaya menyelamatkan diri. Namun pekatnya asap dan panik membuat dirinya pingsan dan tak terselamatkan. Jenazah Dewi ditemukan oleh petugas tengah tergeletak di tangga.
Hingga kini belum ada informasi lanjutan mengenai penyebab kebakaran. Namun, hal itu diduga terjadi karena adanya korsleting listrik di dalam kotak trafo. Untuk informasi lebih jauh, Kejaksaan akan menyelidiki dan mengklarifikasi penyebab kebakaran yang menewaskan Dewi.
Indosuara mencoba menanyakan proses pengurusan jenazah Dewi, namun Supriyadi menyebut detil pemulasaraannya sudah dilakukan oleh Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan.
Indosuara juga menghubungi pihak KDEI, namun belum ada respons lebih jauh mengenai hal tersebut.
Terpisah, lantunan doa banyak disampaikan oleh sejumlah warga net untuk Dewi. Akun YouTube BMI Taiwan, salah satu kanal YouTube yang banyak menginformasikan soal kisah pekerja di Taiwan, yang ikut mengunggah berita ini misalnya, cukup ramai dibanjiri komentar bela sungkawa.
” Innalilahi wa innailaihi rojiun.. Turut berdukacita, semoga mbak dewe Husnul khatimah dan keluarga dikampung bisa ikhlas dan tabah dg ujian yg menimpa amiin yarobbal'alamiin,” tulis salah satu warga net di kolom komentar YouTube BMI Taiwan.
” Inalilahiwainailaihirojiun moga husnul khorimah Alfatekah buat mbk dewi moga Allah mengampuni dosa" nya dan di tempatkan di surganya Allah Amin buat keluargga yg di tingglkan di beri kesabaran Amin,” tulis warga net lainnya.





