Foto diambil dari : UDN News
Tadi malam, seorang pekerja migran asal Vietnam membunuh pacar senegaranya di Kota Tainan. Seorang wanita asal Vietnam berusia 43 tahun bermarga Ruan sedang merundingkan perpisahan dengan pacarnya yang bermarga Li di sebuah rumah sewaan, tetapi Ruan malah ditikam di dada bagian kiri dan meninggal setelah dikirim ke rumah sakit, tersangka Li melarikan diri dengan sebuah motor listrik dan polisi sedang mengejar pelaku.
Pihak kepolisian Kota Tainan menerima laporan sekitar pukul 8 tadi malam (10 Maret 2022) bahwa seorang wanita ditikam di sebuah rumah perumahan di Jialixing, Distrik Jiali. Saat polisi tiba di tempat kejadian, ditemukan bahwa Ruan sudah tidak bernyawa, pisau dapur tertancap di dada kirinya dan Ruan pun segera dikirim ke Rumah Sakit Jiali Chimei. Pertolongan pertama diberikan dan Ruan dinyatakan meninggal sekitar jam 9 tadi malam.
Menurut penyelidikan polisi, Ruan dan pacarnya diduga sedang mabuk dan terlibat konflik atas insiden perpisahan keduanya tadi malam. Li tiba-tiba kehilangan kendali dan menikam Ruan di dada kiri dengan pisau dapur.
Diketahui bahwa wanita bermarga Ruan pernah menikah dengan warga asal Taiwan. Dia menceraikan suaminya tujuh tahun lalu dan menyewa sebuah rumah tua di Distrik Jiali. Kemudian, dia bertemu dengan Li. Berdasarkan penyelidikan polisi, baru-baru ini Ruan keduanya memiliki perbedaan kepribadian sehingga Ruan ingin putus dengan Li, keduanya sering berargumen namun tidak berhasil menyelesaikannya, tanpa disangka Li malah menikam Ruan karena tidak puas.
Setelah pembunuhan itu, penjagaan dipasang di tempat kejadian. Sejak tersangka melarikan diri dengan motor listrik, polisi menilai bahwa Li akan bersembunyi disekitar daerah Jiali. Saat ini kontak dan aktivitas normalnya Li telah diselidiki, dan polisi sedang dalam pengejaran tersangka Li.





