Foto diambil dari : UDN News
Seorang migran wanita bermarga Wu datang ke Taiwan tahun lalu untuk bekerja di Taiwan, dan sesampainya dia di Taiwan, dirinya diduga melarikan diri dari tempat kerjanya yang telah ditentukan agen.
Polisi Kota Kaohsiung menemukan informasi tentang perdagangan seks di Internet dan mencurigai Wu melakukan prostitusi online. Seluruh kasus dipindahkan oleh polisi ke kantor imigrasi dan saat ini Wu ditahan oleh Departemen Imigrasi.
Diketahui bahwa Wu (30 tahun) asal Vietnam memasuki Taiwan dengan tujuan bekerja. Namun tiba-tiba dia menghilang. Menurut laporan majikannya, dia pergi tanpa alasan, dan terdaftar sebagai pekerja migran yang melarikan diri oleh Departemen Imigrasi.
Polisi Kota Kaohsiung Cabang Xinxing menerima laporan dan menemukan bahwa ada informasi perdagangan seks di forum Internet. Mereka menggunakan suite di sebuah gedung di persimpangan Jalan 3 Wufu dan Jalan Ziqiang, Distrik Qianjin, Kota Kaohsiung sebagai markas. Di malam tanggal 9 Februari 2022, saat itu karena ingin melakukan penyelidikan, polisi pergi ke markas tersebut dengan pakaian biasa dan menemukan bahwa Wu dan tamu pria bermarga Fang (41 tahun) membuka pintu dan berjalan keluar dari suite. Polisi pun melangkah maju untuk memeriksa dan menemukan bahwa keduanya baru saja selesai melakukan "hubungan manusia", dan polisi pun segera memasuki suite tersebut dan menyita barang bukti seperti kondom.
Polisi tahu bahwa Wu adalah seorang pekerja migran yang melarikan diri, dan saat ini polisi sedang menyelidiki serta menanganinya sesuai dengan Pelanggaran Hukum Pemeliharaan Ketertiban Sosial, dan akan memindahkannya ke Departemen Imigrasi untuk ditahan.





