Foto diambil dari : LTN News
Seorang pekerja migran naik taksi dari Stasiun Kereta Api Gangshan Kota Kaohsiung untuk kembali ke asrama di Jalan Guangming, Distrik Daliao, dan menjemput pekerja migran lain di tengah perjalanan, tetapi setelah tiba di asrama, pengemudi meminta harga 3.000 NTD. Pekerja migran merasa biasanya dengan rute yang sama hanya 900 NTD. Pada akhirnya, pekerja migran tetap membayar 3.000 NTD, dan kemudian mengeluh kepada perusahaan taksi.
Sekitar pukul 4:00 pagi tanggal 27 Februari 2022, pekerja migran dan sopir taksi dipanggil untuk pergi ke Kantor Polisi Zhongyi untuk memberikan konfirmasi perselisihan kepada polisi.
Supir taksi pun mengatakan pekerja migran naik taksi dari Stasiun Kereta Api Gangshan pada pukul 10:00 malam tanggal 26 Februari 2022, dan ingin kembali ke asrama di Jalan Guangming, Distrik Daliao. Dan ditengah jalan setelah turun dari tolpekerja migran meminta untuk menjemput pekerja migran lainnya dan kembali memasuki tol.
Sesampainya di asrama, ongkos yang diminta mencapai 3.000 NTD. Para pekerja migran menganggapnya tidak masuk akal. Karena biasanya hanya 900 NTD, sopir pun memberitahu bahwa adanya pemutaran jalan saat menjemput pekera migran lainnya. Namun karena merasa marah, akhirnya masalah ini harus diselesaikan di kantor polisi.





