Foto diambil dari : Taiwan News
Seorang pejalan kaki dari Kota Taipei yang hilang dan istrinya meninggal setelah kecelakaan jatuh saat mendaki di Jalur Nasional Syakaro (霞喀羅古道) di Kabupaten Hsinchu pada 27 November ditemukan tewas pada Sabtu (24 Desember).
Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Hsinchu mengatakan pada hari Senin bahwa pendaki berusia 69 tahun yang hilang, bermarga Kuo (郭), istrinya yang berusia 71 tahun, bermarga Shen (沈), dan rekan lainnya yang mulai mendaki dari ujung jalan setapak di Daerah Wufeng pada 27 November dan mereka berencana untuk keluar dari jalan setapak dari ujung jalan setapak di desa Yuluw di Daerah Jianshi.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa tak lama setelah mereka melewati jembatan gantung Baishi, Shen terpeleset dan jatuh. Saat mencoba menyelamatkan nyawa istrinya, Kuo juga jatuh ke lembah sungai.
Pendaki lain mendengar keributan itu dan melihat ke belakang dan melihat Kuo jatuh ke lembah. Karena kurangnya sinyal telepon, para pendaki yang menyaksikan kecelakaan itu tidak dapat melaporkannya sampai mereka keluar dari jalur pendakian Yuluw pada pukul 1 siang, kata laporan itu.
Departemen pemadam kebakaran mengatakan bahwa petugas pencarian dan penyelamatan yang merespons menemukan Shen tewas ketika mereka tiba di tempat kejadian pada hari itu, tetapi suaminya tidak ditemukan di mana pun.
Operasi pencarian dan penyelamatan biro berlanjut selama berhari-hari tanpa hasil. Namun, keluarga Kuo tidak menyerah dan merekrut tim SAR swasta, lapor Liberty Times.
Biro kebakaran mengatakan mereka menerima laporan pada pukul 16:50 pada hari Sabtu, memberi tahu mereka bahwa tubuh Kuo ditemukan beberapa ratus meter di hilir jembatan gantung.
Tim pencarian dan penyelamatan mulai mengambil jenazah Kuo pada hari Minggu, pukul 9:30 pagi.





