Foto: Taiwan News
Indosuara — Seorang warga negara Prancis diduga menyerang mantan pacarnya dengan palu di Tainan pada Hari Natal (25 Desember) sebelum melarikan diri dari Taiwan.
Dikutip dari Taiwan News, Polisi Tainan mengatakan korbannya adalah seorang mahasiswa Vietnam dan dikirim ke rumah sakit dengan luka di kepala dan tangannya setelah serangan itu, menurut CNA. Polisi mengatakan setelah wanita tersebut menolak ajakan pria tersebut, pria tersebut mengambil palu dari ranselnya dan menyerangnya, setelah itu pria tersebut terbang keluar dari Taiwan.
Seorang mahasiswa asing lainnya dilaporkan mencoba membantu korban saat penyerangan.
Seorang juru bicara Kantor Perancis di Taipei mengatakan kepada Taiwan News pada hari Kamis bahwa mereka belum dihubungi oleh pihak berwenang Taiwan mengenai masalah ini, dan tidak dapat mengkonfirmasi laporan bahwa penyerang adalah warga negara Perancis.
Juru bicara tersebut mengatakan kantornya akan berupaya mengidentifikasi individu yang terlibat. Taiwan News tidak dapat menghubungi kantor perwakilan Vietnam pada saat berita ini diterbitkan





