Foto diambil dari : Taiwan News
Kebakaran yang terjadi di sebuah gedung apartemen di New Taipei pada Rabu dini hari (29 Juni 2022) menewaskan seorang kakek dan cucunya, sedangkan ibu dari anak tersebut terluka parah.
Polisi New Taipei menerima laporan pada pukul 12:13 bahwa asap tebal mengepul dari lantai dua gedung apartemen tiga lantai di Lane 172, Datong South Road di Distrik Sanchong. Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dalam waktu 10 menit dan memadamkan sepenuhnya pada pukul 12:29 dini hari.
Ketika petugas pemadam kebakaran pertama kali tiba di tempat kejadian, mereka mengatakan ruang tamu di lantai dua terbakar. Seorang wanita yang berada di lantai pertama ketika kebakaran terjadi berhasil melarikan diri dan memberi tahu petugas pemadam kebakaran bahwa suaminya yang berusia 57 tahun, putrinya yang berusia 27 tahun, dan cucunya yang berusia 6 tahun ada di lantai atas.
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk mencari tiga anggota keluarga wanita tersebut. Selama pencarian mereka, mereka mengikuti tangga ke lantai tiga, di mana mereka menemukan kakek, putrinya, dan cucunya berbaring di balkon belakang.
Tak satu pun dari ketiganya memiliki tanda-tanda bernafas dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk perawatan darurat. Putrinya dibawa ke Rumah Sakit Kota New Taipei Cabang Sanchong, di mana dokter dapat memulihkan keadaannya sebelum memindahkannya ke Rumah Sakit Umum Veteran Taipei.
Seorang anak kecil dikirim ke Rumah Sakit Memorial Mackay di Taipei dan kakeknya dikirim ke Rumah Sakit Memorial Shin Kong Wu Ho-Su. Namun, dokter tidak dapat menyadarkan kedua korban, dan keduanya dinyatakan meninggal pagi itu.
Putrinya saat ini sedang menjalani observasi di unit perawatan intensif. Nenek tidak terluka karena dia tidur sendirian di lantai satu.
Wakil Walikota New Taipei Liu Ho-jan (劉和然) tiba di lokasi kebakaran untuk menilai situasi dan kemudian pergi ke rumah sakit untuk menyampaikan belasungkawa kepada anggota keluarga. Kebakaran tersebut meliputi area seluas 15 meter persegi dan penyebabnya saat ini sedang diselidiki.





