Foto: Badan Imigrasi Taiwan
Indosuara — Seorang ayah yang juga migran baru dari Indonesia di Taiwan terpilih sebagai salah satu ayah teladan tahun 2023 dari pemerintah Taoyuan. Pria yang tinggal di Taiwan sejak 1996 dengan nama Wu Junxing ini diberi penghargaan oleh Walikota Kota Taoyuan Zhang Shanzheng yang mengatakan bahwa ia bisa dengan cepat berintegrasi ke dalam masyarakat Taiwan, berhasil memainkan peran sebagai ayah, dan mempromosikan budaya Indonesia di Taoyuan. Selain Wu ada juga migran baru asal Vietnam yang mendapat penghargaan serupa.
Dikutip dari Badan Imigrasi Taiwan, Wu Junxing adalah orang Tionghoa Indonesia. Dia datang ke Taiwan sendirian untuk belajar di universitas pada tahun 1996. Saat pertama kali datang ke Taiwan, dia tidak bisa berbahasa Mandarin dengan baik. Sampai kemudian, dia bertemu banyak teman Tionghoa dari Asia Tenggara, belajar bahasa Mandarin bersama dan saling mengenal.
Kemudian ia juga bertemu dengan calon istrinya saat itu. Setelah lulus, ia menikah dan memiliki anak di Taiwan, dan menetap di Distrik Zhongli, Kota Taoyuan. Ia pernah menjadi pembawa acara program bahasa Indonesia di Radio Taiwan Internasional dan sangat populer di kalangan pekerja migran. Ia juga terjun ke bisnis e-commerce untuk membantu pengusaha Taiwan lebih memahami pasar investasi Indonesia. Ia juga mempromosikan pertukaran budaya antara Taiwan dan Indonesia.
Selain Wu, Chen Zhaohui dari Vietnam merupakan seorang ayah tunggal. Ia tidak hanya membesarkan putrinya secara mandiri, tetapi juga mengabdikan dirinya untuk Asosiasi Pekerja Imigran Baru Kota Taoyuan dan Tim Bantuan Lingkungan. Ia antusias dengan kesejahteraan masyarakat dan tidak ketinggalan.
Biro Sosial Kota Taoyuan menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat kerja keras dan dedikasi berbagai bapak teladan, membawa pengaruh positif dan positif bagi masyarakat, membangkitkan perhatian masyarakat terhadap nilai keluarga, dan menyoroti pentingnya keluarga.





