Foto: Focus Taiwan
Indosuara — Seorang ibu meninggal dan kedua putrinya menerima perawatan medis setelah menderita keracunan karbon monoksida di perkemahan Kabupaten Hsinchu pada hari Minggu, dalam sebuah insiden yang masih diselidiki, kata pihak berwenang setempat.
Dikutip dari Taiwan News, Departemen Pemadam Kebakaran Kabupaten Hsinchu mengatakan mereka menerima panggilan sekitar jam 2 siang pada hari Minggu tentang dugaan keracunan di perkemahan di daerah pegunungan Kotapraja Jianshi.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas tanggap darurat menemukan seorang wanita, seorang warga Distrik Longtan Taoyuan berusia 40 tahun yang bermarga Luo (羅), tewas di dalam tenda.
Kedua putrinya, berusia 12 tahun, dibawa dengan ambulans ke rumah sakit, di mana mereka berdua sadar kembali, kata biro pemadam kebakaran.
Menurut polisi Hsinchu, kecurigaan awal muncul setelah keluarga tersebut tidak keluar untuk sarapan pada Minggu pagi dan kemudian melewatkan jam 12 malam waktu check out.
Ketika pemilik perkemahan membuka tenda untuk memeriksa mereka, dia menemukan ketiganya tidak sadarkan diri dan segera memanggil ambulans, kata polisi.
Dalam pernyataannya pada hari Minggu, biro pemadam kebakaran berspekulasi bahwa keluarga tersebut mungkin menggunakan api batu bara di dalam tenda mereka untuk menghangatkan diri karena suhu malam hari yang rendah.
Namun, pihaknya mengatakan telah merujuk masalah ini ke polisi dan jaksa untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi.
Pada hari Senin, pemerintah Kabupaten Hsinchu mengatakan Departemen Sosial telah mengirimkan personel untuk mengunjungi gadis-gadis di rumah sakit tersebut untuk melihat bantuan apa yang dapat mereka berikan.





