Foto diambil dari CNA.
Tujuh dari 20 mayat yang ditemukan dalam beberapa minggu ini di perairan sekitar Taiwan ternyata diidentifikasi sebagai warga negara Vietnam.
Kepala Divisi Biro Urusan Kriminal Internasional atau Criminal Investigation Bureau (CIB) Lee Yang-chi (李泱輯) mengatakan adapun identitas tujuh orang Vietnam yaitu lima pria dan dua wanita dikonfirmasi berdasarkan daftar 14 imigran yang berada pada perahu ilegal dari Vietnam dan bukti forensik, dengan sampel yang diberikan oleh keluarga.
Di antara tujuh warga negara Vietnam, beberapa di antaranya adalah orang-orang yang pernah bekerja di Taiwan sebelumnya dan saling mengenal satu sama lain, kata Lee.
Antara tanggal 18 Februari hingga 29 Maret, sekitar 20 mayat ditemukan di perairan seluruh lepas pantai Taoyuan, Tainan, Yunlin, Chiayi, Changhua, Keelung, Kaohsiung, Hsinchu dan Taitung.
Hingga saat ini, sembilan di antaranya telah teridentifikasi sebagai warga Taiwan dan tujuh sebagai warga Vietnam, sedangkan empat lainnya belum teridentifikasi.
Diduga tujuh orang Vietnam itu mungkin jatuh ke laut saat mencoba memasuki Taiwan secara ilegal dengan perahu.
Kantor perwakilan Vietnam di Taipei bersama-sama menyelidiki masalah ini, dan upaya mereka termasuk melacak pengirim perdagangan manusia tersebut.
Sementara itu, sembilan mayat orang Taiwan yang ditemukan tidak terkait dengan masalah imigrasi ilegal, diduga mereka mungkin adalah orang yang bunuh diri atau tenggelam karena kecelakaan.





