Foto: RTI
Indosuara — Gelombang udara dingin yang kerap kali menyapu Taiwan terlebih saat memasuki musim dingin membuat 51 warga diduga terkena serangan jantung. Dilaporkan oleh Radio Taiwan Internasional, pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kaohsiung menduga hal ini terjadi karena gelombang dingin kemarin.
Tak dimungkiri kalau gelombang hawa dingin yang disertai dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah ternyata mudah memicu penyakit jantung, stroke, peningkatan tekanan darah, bahkan kematian mendadak. Hingga tanggal 14 Desember 2023, sudah ada 51 kasus warga yang diduga terkena serangan jantung.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kaohsiung mengingatkan, jika seseorang mengalami 3 gejala seperti dada terasa sesak, kesulitan bernapas, dan berkeringat dingin, itu bisa jadi gejala serangan jantung dan segeralah hubungi 119.
Selain itu, musim dingin adalah waktu yang rentan terserang stroke. Jika seseorang mengalami FAST: wajah tidak simetris (Face), salah satu sisi tubuh lebih lemah (Arm), kesulitan berbicara (Speech), segera hubungi 119 untuk pengobatan cepat (Time), dan jangan lengah sedetik pun.





