Foto diambil dari facebook Tseng Wen-Hsueh/ Taiwan News.
Kabupaten Miaoli pada Rabu (16 Juni) mengumumkan bahwa 21 pekerja migran asing dinyatakan positif COVID-19 lagi.
Pada konferensi pers sore itu, Hakim Kabupaten Miaoli Hsu Yao-chang (徐耀昌) mengatakan 21 pekerja asing di pabrik-pabrik teknologi tinggi yang telah menjalani karantina di fasilitas pemerintah telah dinyatakan positif, 19 di antaranya laki-laki dan dua perempuan.
Hsu menegaskan bahwa semua telah diasingkan di pusat karantina selama delapan hingga 12 hari. Oleh karena itu, ia menyimpulkan bahwa masyarakat setempat tidak perlu khawatir tentang penularan dari kasus-kasus ini.
Hingga Rabu, 490 orang telah didiagnosis COVID-19 di Kabupaten Miaoli, 81 persen di antaranya adalah pekerja asing. Menurut Pemerintah Zhunan, Kabupaten Miaoli, tempat wabah awal terjadi di kalangan pekerja migran, memiliki 318 kasus.
Wilayah terdekat Toufen berada di urutan kedua dengan 131 kasus, diikuti oleh Zaqiao dengan 21 kasus dan Houlong dengan 10 kasus. Di antara 18 wilayah di Kabupaten Miaoli, sembilan belum melaporkan adanya kasus penyakit tersebut.




